6 Fakta Mengerikan tentang Penembakan Massal di Amerika Serikat

Senin, 19 Juni 2023 - 09:05 WIB
loading...
A A A
"Pendukung Partai Demokrat hampir dengan suara bulat mendukung undang-undang senjata yang lebih ketat," catat studi Gallup lainnya. Hampir 91% pendukung Partai Demokrat mendukung undang-undang senjata yang lebih ketat.

Sebaliknya, hanya 24% pendukung Partai Republik yang setuju dengan pernyataan yang sama, bersama dengan 45% pemilih Independen.

Beberapa negara telah mengambil langkah-langkah untuk melarang atau secara ketat mengatur kepemilikan senjata serbu. Undang-undang berbeda di setiap negara bagian tetapi California, misalnya, telah melarang kepemilikan senjata serbu dengan pengecualian terbatas.

Beberapa kontrol didukung secara luas oleh orang-orang yang berbeda politik - seperti pembatasan yang mengatur penjualan senjata kepada orang yang sakit jiwa atau dalam daftar "pantauan".

5. NRA Jadi Akar Permasalahan

6 Fakta Mengerikan tentang Penembakan Massal di Amerika Serikat

Foto/Reuters

Siapa yang menentang kontrol senjata?

Terlepas dari kekurangan keuangan dan perselisihan internal selama bertahun-tahun, National Rifle Association (NRA) tetap menjadi lobi senjata paling kuat di Amerika Serikat. NRA memiliki anggaran yang besar untuk mempengaruhi anggota Kongres tentang kebijakan senjata.

Selama beberapa pemilu terakhir, NRA secara konsisten menghabiskan lebih banyak untuk pesan hak pro-senjata daripada saingan mereka di lobi kontrol senjata.

6. Beda Negara Bagian, Beda Aturan

Sejumlah negara bagian juga telah menghapus sebagian besar pembatasan tentang siapa yang dapat membawa senjata. Pada Juni 2021, misalnya, Gubernur Texas Greg Abbott menandatangani undang-undang "tagihan membawa tanpa izin" yang mengizinkan penduduk negara bagian untuk membawa pistol tanpa lisensi atau pelatihan.

Demikian pula, pada bulan April tahun lalu Georgia menjadi negara ke-25 yang menghilangkan kebutuhan akan izin untuk menyembunyikan atau membawa senjata api secara terbuka. Undang-undang berarti setiap warga negara dari negara tersebut memiliki hak untuk membawa senjata api tanpa lisensi atau izin.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved