Zelensky Minta Para Pemimpin Afrika Desak Rusia Bebaskan Tahanan Politik
Minggu, 18 Juni 2023 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Perjalanan itu dipandang penting, karena banyak negara Afrika bergantung pada pengiriman makanan dan pupuk dari Rusia dan Ukraina, yang perangnya telah membahayakan dan menghambat ekspor dari salah satu keranjang roti terpenting dunia.
Baca juga: Putin: Berlagak Buta pada Neo-Nazi, Zelensky Aib bagi Orang-orang Yahudi
“Saya percaya bahwa orang Ukraina merasa bahwa mereka harus berjuang dan tidak menyerah. Jalan menuju perdamaian sangat sulit,” tambah Ramaphosa.
“Hari ini, kami bahkan memberi tahu Presiden Zelensky bahwa kami tidak hanya mengakui sudut pandang [Ukraina] mereka, tetapi kami juga menghargai perasaan mereka tentang perang yang sedang terjadi. Tapi kami juga mengatakan ada kebutuhan untuk mengakhiri konflik ini lebih cepat daripada nanti,” jelasnya.
Sementara Zelensky mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan dengan delegasi para pemimpin Afrika, pihaknya bersedia untuk melakukan negosiasi jika Rusia telah menarik pasukan mereka dari tanah Ukraina.
"Saya dengan jelas mengatakan beberapa kali pada pertemuan kami, bahwa mengizinkan negosiasi apa pun dengan Rusia sekarang karena penjajah ada di tanah kami berarti membekukan perang, membekukan rasa sakit dan penderitaan," tegasnya.
Baca juga: Putin: Berlagak Buta pada Neo-Nazi, Zelensky Aib bagi Orang-orang Yahudi
“Saya percaya bahwa orang Ukraina merasa bahwa mereka harus berjuang dan tidak menyerah. Jalan menuju perdamaian sangat sulit,” tambah Ramaphosa.
“Hari ini, kami bahkan memberi tahu Presiden Zelensky bahwa kami tidak hanya mengakui sudut pandang [Ukraina] mereka, tetapi kami juga menghargai perasaan mereka tentang perang yang sedang terjadi. Tapi kami juga mengatakan ada kebutuhan untuk mengakhiri konflik ini lebih cepat daripada nanti,” jelasnya.
Sementara Zelensky mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan dengan delegasi para pemimpin Afrika, pihaknya bersedia untuk melakukan negosiasi jika Rusia telah menarik pasukan mereka dari tanah Ukraina.
"Saya dengan jelas mengatakan beberapa kali pada pertemuan kami, bahwa mengizinkan negosiasi apa pun dengan Rusia sekarang karena penjajah ada di tanah kami berarti membekukan perang, membekukan rasa sakit dan penderitaan," tegasnya.
Lihat Juga :