4 Negara Musuh AS Paling Berbahaya, 3 di Antaranya Punya Bom Nuklir
Sabtu, 17 Juni 2023 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Pyongyang saat ini diperkirakan memiliki 20 hulu ledak nuklir, dan bersumpah akan terus meningkatkannya.
Washington dan Pyongyang tidak menjalin hubungan diplomatik. Komunikasi keduanya pun sulit.
Negara dengan nama resmi Republik Islam Iran ini juga masuk daftar ancaman terbesar bagi AS dan kepentingannya.
Permusuhan kedua negara juga kelanjutan dari krisis yang pecah setelah Revolusi Iran 1979, di mana kedutaan AS di Teheran saat itu diserbu dan para warga Amerika disandera. Sejak itu, kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik.
Dengan jarak geografis, Iran tentu tidak menimbulkan ancaman militer secara langsung bagi AS. Namun, sekutu utamanya; Israel, cemas karena berkali-kali diancam akan dilenyapkan oleh negara para Mullah tersebut.
Teheran masih menjalankan program nuklir, yang dicurigai Israel hanya kedok untuk membuat senjata atom.
Sebagai bagian dari permusuhan, Washington telah menjatuhkan sanksi dan memblokir puluhan miliar dolar uang Teheran. Pemerintah Teheran menganggapnya sebagai perampokan besar.
Washington menuduh Iran mendestabilisasi kawasan, tuduhan yang berkali-kali ditolak Teheran.
Meski dihajar sanksi berkali-kali, negara Islam ini masih mampu mengembangkan persenjataan termasuk drone dan rudal. Perkembangan terbaru adalah Iran meluncurkan rudal hipersonik bernama Fattah dan dituduh memasok drone ke Rusia yang digunakan untuk menginvasi Ukraina.
Washington dan Pyongyang tidak menjalin hubungan diplomatik. Komunikasi keduanya pun sulit.
4. Iran
Negara dengan nama resmi Republik Islam Iran ini juga masuk daftar ancaman terbesar bagi AS dan kepentingannya.
Permusuhan kedua negara juga kelanjutan dari krisis yang pecah setelah Revolusi Iran 1979, di mana kedutaan AS di Teheran saat itu diserbu dan para warga Amerika disandera. Sejak itu, kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik.
Dengan jarak geografis, Iran tentu tidak menimbulkan ancaman militer secara langsung bagi AS. Namun, sekutu utamanya; Israel, cemas karena berkali-kali diancam akan dilenyapkan oleh negara para Mullah tersebut.
Teheran masih menjalankan program nuklir, yang dicurigai Israel hanya kedok untuk membuat senjata atom.
Sebagai bagian dari permusuhan, Washington telah menjatuhkan sanksi dan memblokir puluhan miliar dolar uang Teheran. Pemerintah Teheran menganggapnya sebagai perampokan besar.
Washington menuduh Iran mendestabilisasi kawasan, tuduhan yang berkali-kali ditolak Teheran.
Meski dihajar sanksi berkali-kali, negara Islam ini masih mampu mengembangkan persenjataan termasuk drone dan rudal. Perkembangan terbaru adalah Iran meluncurkan rudal hipersonik bernama Fattah dan dituduh memasok drone ke Rusia yang digunakan untuk menginvasi Ukraina.
(mas)
Lihat Juga :