Mengaku Transgender, Pastor Gereja Baptis Kanada Dipecat
Sabtu, 25 Juli 2020 - 01:35 WIB
loading...
Pastor Junia June Joplin dipecat setelah mengaku sebagai transgender. Foto/Foxnews
A
A
A
OTTAWA - Sebuah gereja di Kanada memecat seorang pastor di karena "alasan teologis," setelah mengaku sebagai waria dalam khotbah daring.
Pastor Junia "June" Joplin, yang berasal dari North Carolina, membuat pengakuan mengejutkan beberapa orang pada bulan Juni lalu dengan membuat pengumuman di Gereja Baptis Lorne Park Mississauga, Ontario, selama sebuah layanan yang diadakan online karena penguncian wilayah akibat virus Corona.
"Aku ingin kau mendengarku ketika aku memberitahumu bahwa aku tidak seharusnya hanya menjadi pendeta. Aku seharusnya menjadi seorang wanita," kata Joplin.
"Teman-temanku, keluargaku, namaku Junia. Kamu bisa memanggilku June. Aku wanita transgender dan kata ganti ku adalah her dan she," imbuhnya.
Lebih dari setengah dari 111 anggota jemaat memilih untuk mengakhiri kontak setelah pengakuan Joplin, sebuah perjalanan yang dimulai pada 2018 dengan memberi tahu pasangan dan putra-putranya.(Baca: Horor, 2 Wanita Transgender AS Tewas Dibakar di Puerto Rico )
"Gereja telah melakukan pemeriksaan selama sebulan terakhir melalui proses upaya untuk membedakan kehendak Tuhan yang dihasilkan dari pengumuman Juni 14 Juni 2020 bahwa dia adalah seorang wanita transgender," kata gereja tempat Joplin mulai memimpin pada 2014 dalam sebuah pernyataan kepada kantor berita CBC.
Pastor Junia "June" Joplin, yang berasal dari North Carolina, membuat pengakuan mengejutkan beberapa orang pada bulan Juni lalu dengan membuat pengumuman di Gereja Baptis Lorne Park Mississauga, Ontario, selama sebuah layanan yang diadakan online karena penguncian wilayah akibat virus Corona.
"Aku ingin kau mendengarku ketika aku memberitahumu bahwa aku tidak seharusnya hanya menjadi pendeta. Aku seharusnya menjadi seorang wanita," kata Joplin.
"Teman-temanku, keluargaku, namaku Junia. Kamu bisa memanggilku June. Aku wanita transgender dan kata ganti ku adalah her dan she," imbuhnya.
Lebih dari setengah dari 111 anggota jemaat memilih untuk mengakhiri kontak setelah pengakuan Joplin, sebuah perjalanan yang dimulai pada 2018 dengan memberi tahu pasangan dan putra-putranya.(Baca: Horor, 2 Wanita Transgender AS Tewas Dibakar di Puerto Rico )
"Gereja telah melakukan pemeriksaan selama sebulan terakhir melalui proses upaya untuk membedakan kehendak Tuhan yang dihasilkan dari pengumuman Juni 14 Juni 2020 bahwa dia adalah seorang wanita transgender," kata gereja tempat Joplin mulai memimpin pada 2014 dalam sebuah pernyataan kepada kantor berita CBC.
Lihat Juga :