Bakar Pacarnya yang Sedang Hamil, Remaja Prancis Dihukum 18 Tahun Penjara

Sabtu, 10 Juni 2023 - 13:25 WIB
loading...
Bakar Pacarnya yang...
Ilustrasi
A A A
PARIS - Pengadilan di Prancis menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara kepada seorang remaja pria pada Jumat (9/6/2023). Hukuman dijatuhkan karena remaja itu menikam dan kemudian membakar hidup-hidup pacarnya yang berusia 15 tahun.

Pembunuhan siswa sekolah menengah pada tahun 2019, yang diidentifikasi di pengadilan hanya sebagai Shaina, menghidupkan kembali kemarahan di Prancis atas jumlah wanita yang meninggal di tangan pasangan intim.

Baca juga: Fakta-fakta Guru Les Musik Bunuh dan Buang Mayat Mahasiswi ke Jurang Pacet

Seperti dilaporkan AFP, pengadilan mengungkapkan, bahwa terdakwa, seorang siswa sekolah menengah berusia 17 tahun pada saat itu, telah membujuk Shaina ke sebuah gudang di kota Creil di utara Paris untuk membunuhnya dan membakar tubuhnya.

Pemeriksaan forensik post-mortem mengungkapkan "banyak luka" yang ditimbulkan oleh pisau, tetapi juga bahwa Shaina masih bernapas saat api mulai menyala. Menurut Jaksa Penuntut Umum Loic Abrial, kejahatan itu "direncanakan di setiap tahap".

Dia telah mencari hukuman yang lebih berat, 20 atau 30 tahun, tetapi pengadilan mempertimbangkan status terdakwa sebagai anak di bawah umur.

Menanggapi hal itu, kakak Shaina, Yasin, menangis marah. "18 tahun! Itulah keadilan di Prancis," teriaknya di pengadilan khusus anak-anak di Oise. Ia lalu pingsan dan dibawa ke rumah sakit.

Pembatasan mencegah media untuk mengidentifikasi terdakwa, yang dengan teguh mempertahankan ketidakbersalahannya.

Baca juga: Sadis! Pria Tewas Bersimbah Darah di Parung Ternyata Dibunuh Anak Tiri

"Kenapa kenapa?" katanya sebagai reaksi atas putusan tersebut, setelah musyawarah selama empat jam.
"Kamu salah, aku tidak bersalah."

Pengacara pembela Elise Arfi mengatakan "terlalu dini" untuk mengomentari kemungkinan banding. Kasus ini menggemparkan di Prancis di mana seorang wanita dibunuh oleh pasangannya atau mantan pasangannya setiap tiga hari, menurut angka resmi.

Pembunuhan Shaina sangat mengejutkan, bukan hanya karena usianya yang masih muda, tetapi juga karena dua tahun sebelumnya dia telah menjadi korban kekerasan seksual, dimana empat anak muda lainnya dijatuhi hukuman percobaan mulai dari enam bulan hingga dua tahun penjara.

Digambarkan oleh ibunya sebagai gadis "lucu dan tersenyum", Shaina mungkin sedang dalam tahap awal kehamilan pada saat pembunuhannya, menurut penyelidik. Sehari sebelum dia dibunuh, dia pergi setelah makan malam keluarga. Di tas tangannya kerabat telah menemukan tes kehamilan positif.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Berita Terkini
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Infografis
Syahrul Yasin Limpo...
Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp300 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved