5 Pemicu Mantan Presiden AS Donald Trump Bisa Masuk Penjara

Sabtu, 10 Juni 2023 - 08:00 WIB
loading...
5 Pemicu Mantan Presiden...
Mantan Presiden AS Donald Trump terancam masuk penjara. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah didakwa secara pidana untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan. Terbaru adalah penanganan dokumen rahasia setelah dia meninggalkan Gedung Putih.

Ribuan dokumen disita dalam penggeledahan FBI di perkebunannya di Florida Mar-a-Lago tahun lalu, termasuk sekitar 100 yang ditandai sebagai rahasia.

Sebanyak 37 dakwaan yang diumumkan pada Jumat (9/6/2023) menuduh Trump menyimpan dokumen yang sangat sensitif - termasuk dokumen tentang rencana militer AS dan program nuklir - di properti itu, termasuk di ballroom, kamar mandi, dan bahkan shower.

Pakar hukum mengatakan bahwa tuntutan pidana terhadap Trump, yang mencalonkan diri sebagai presiden lagi pada 2024, dapat menyebabkan hukuman penjara yang cukup lama jika dia terbukti bersalah. Trump telah berulang kali membantah melakukan kesalahan dan mengatakan dia tidak pernah mengira hal seperti itu bisa terjadi pada mantan presiden AS

Berikut 5 hal yang bisa memicu Trump akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara.

1. Menyembunyikan Dokumen Rahasia Negara

5 Pemicu Mantan Presiden AS Donald Trump Bisa Masuk Penjara

Foto/Reuters

Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa Trump menghadapi 37 dakwaan pidana atas kepemilikan tidak sah atas materi rahasia, menghalangi proses peradilan, dan membuat pernyataan palsu kepada penegak hukum.

Tuduhan itu termasuk 31 dakwaan penyimpanan informasi pertahanan nasional yang disengaja di bawah Undang-Undang Spionase.

Surat dakwaan mencatat bahwa tuduhan ini membawa hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Empat dakwaan lainnya, terkait konspirasi dan penahanan atau penyembunyian dokumen, masing-masing diancam dengan hukuman maksimal 20 tahun.

Dua dakwaan terakhir - skema untuk menyembunyikan, dan pernyataan palsu dan perwakilan – terancam hukuman lima tahun.

Baca Juga: Dilaporkan Bangun Pangkalan Mata-mata Rahasia di Kuba, China Semprot AS

"Tuduhan ini sangat serius," kata Carl Tobias, seorang profesor hukum di University of Richmond di Virginia. "Ada detail yang luar biasa di sana, dan sebagian besar sangat memberatkan."

“Tingkat perincian dan tuduhan yang sangat meresahkan tentang kesalahan penanganan informasi keamanan nasional yang sensitif merupakan alasan yang kuat bagi pemerintah," tambahnya.

"Tentu saja, ini semua harus dibuktikan," katanya. "Tapi ada begitu banyak informasi (dalam surat dakwaan) yang tampaknya persuasif bagi saya, dan bisa jadi untuk juri."

2. Lebih Memalukan dari Skandal Seks

Di platform media sosialnya, Truth Social, Trump mengatakan dia telah diminta untuk hadir di gedung pengadilan federal di Miami pada Selasa 13 Juni.

Dinas Rahasia AS dengan staf mantan presiden dan petugas Dinas Rahasia yang ditugaskan kepadanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Menang atas Ekuador...
Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang
Rekomendasi
Breaking News! Kejagung...
Breaking News! Kejagung Tetapkan Brigjen Pol LMI Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Ompreng MBG
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Kapolri Anugerahi Medali...
Kapolri Anugerahi Medali Kehormatan ke Prabowo, Bukti Kuatnya Sinergi Pemerintah-Polri
Berita Terkini
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved