Gara-gara Bekerja di Penjara Keamanan Maksimum, Sipir Cantik ini Dijauhi Banyak Pria

Kamis, 08 Juni 2023 - 09:48 WIB
loading...
A A A
Capalbo memberanikan diri untuk meninggalkan pekerjaannya di penjara dan mulai bekerja sebagai terapis seks dan pasangan berlisensi penuh waktu.

Kehidupan cintanya mulai membaik setelah memulai karier barunya - dia ingin menjalin hubungan, dan sekarang dia merasa siap untuk itu.

"Diri saya aman untuk keluar lagi," katanya. "Saya bisa mengenali berapa banyak dinding yang telah saya pasang di sekitar saya, dan saya bisa meruntuhkannya perlahan."

Pengalaman Capalbo juga tidak biasa.

Sebuah studi yang diterbitkan di Frontiers in Psychiatry mempelajari efek kesehatan mental dari bekerja di penjara terhadap petugas pemasyarakatan dan menemukan bahwa "hingga satu dari tiga petugas keamanan publik mengalami satu atau lebih gangguan mental, termasuk gangguan stres pasca-trauma (PTSD)."

Menurut Departemen Urusan Veteran AS, "gejala PTSD dapat menyebabkan masalah dengan kepercayaan, kedekatan, komunikasi, dan pemecahan masalah", yang "dapat mempengaruhi cara orang yang selamat bertindak dengan orang lain" dan mengarah ke "pola melingkar" daripada yang dapat "terkadang merusak hubungan."

Meskipun tidak pasti apakah Capalbo mengembangkan PTSD selama dia bekerja di penjara, jelas bahwa waktunya di sana berdampak pada interaksinya dengan orang lain.

Tetapi tidak semuanya hilang untuk pria berusia 46 tahun itu - pada tahun 2016, di usia 40 tahun, Capalbo bertemu dengan suaminya, James, dan mereka menikah pada tahun 2020.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Keren! China Bikin Satelit...
Keren! China Bikin Satelit Tangani Gempa hingga Banjir
Rekomendasi
Zico Ngamuk, FIFA Tuding...
Zico Ngamuk, FIFA Tuding Selamatkan Messi
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
Berita Terkini
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved