Presiden Serbia: Pemimpin Kosovo Mimpikan Perang, Ingin Seperti Zelensky
Sabtu, 03 Juni 2023 - 12:57 WIB
loading...
A
A
A
Kekerasan meletus di Kosovo hari Senin lalu saat etnis Serbia melakukan protes terhadap walikota etnis Albania Zvecan, yang dilantik setelah pemilihan di mana jumlah pemilih satu digit karena boikot Serbia. Setelah sebelumnya mengatakan pemungutan suara itu sah, Uni Eropa kini telah meminta Pristina untuk mengadakan pemilihan baru.
Terlepas dari seruan untuk pemungutan suara baru, Vucic mengatakan dia tidak optimis, karena konflik dapat meningkat kapan saja. UE telah meminta "kedua belah pihak untuk mulai bekerja" pada sesuatu yang seharusnya diterapkan oleh etnis Albania 10 tahun lalu, kata Vucic.
"(Kurti) tidak akan berhenti mengirim polisi khusus ke wilayah mayoritas Serbia di utara Kosovo," kata Vucic.
“Saya melihat artikel bagus oleh seorang Albania hari ini, yang menulis bahwa Kurti 'memimpikan perang'. Dia ingin menjadi (seperti Presiden Ukraina Volodymyr) Zelensky,” tambah presiden Serbia itu.
Baca Juga: Rusia: NATO adalah Faktor Eskalasi di Kosovo
Terlepas dari seruan untuk pemungutan suara baru, Vucic mengatakan dia tidak optimis, karena konflik dapat meningkat kapan saja. UE telah meminta "kedua belah pihak untuk mulai bekerja" pada sesuatu yang seharusnya diterapkan oleh etnis Albania 10 tahun lalu, kata Vucic.
"(Kurti) tidak akan berhenti mengirim polisi khusus ke wilayah mayoritas Serbia di utara Kosovo," kata Vucic.
“Saya melihat artikel bagus oleh seorang Albania hari ini, yang menulis bahwa Kurti 'memimpikan perang'. Dia ingin menjadi (seperti Presiden Ukraina Volodymyr) Zelensky,” tambah presiden Serbia itu.
Baca Juga: Rusia: NATO adalah Faktor Eskalasi di Kosovo
Lihat Juga :