Dubes Anatoly Antonov: AS Dorong Ukraina Serang Rusia
Rabu, 31 Mei 2023 - 15:02 WIB
loading...
Polisi berjaga di lokasi serangan drone di Moskow, Rusia. Foto/sputnik
A
A
A
WASHINGTON - Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Washington Anatoly Antonov mengatakan Amerika Serikat (AS) telah mendorong Ukraina menyerang wilayah Rusia, meskipun mengklaim sebaliknya.
Antonov pada Rabu (31/5/2023) berpendapat pernyataan Washington dalam menanggapi serangan pesawat tak berawak baru-baru ini di ibu kota Rusia terdengar seperti dorongan bagi teroris Ukraina.
“Tidakkah pemerintah (AS) mengerti bahwa tidak ada yang percaya slogan mereka tentang tidak mendukung serangan Ukraina di wilayah Rusia?!” ujar diplomat itu, menurut pernyataan di saluran Telegram kedutaan.
Pernyataan Antonov muncul setelah juru bicara Gedung Putih mengatakan kepada wartawan bahwa, "Sebagai (satu) masalah umum, kami tidak mendukung serangan di dalam Rusia."
Diplomat itu menjelaskan, tujuan serangan pesawat tak berawak adalah untuk "menabur ketakutan di antara orang Rusia" dan merusak kepercayaan pada pihak berwenang.
“Federasi Rusia telah dijatuhi vonis 'hukuman mati' di (Barat) sejak lama. Tapi sederhananya, mereka tidak memilikinya untuk mencapai tujuan ini,” papar duta besar.
Baca juga: AS Desak Turki Segera Setujui Bergabungnya Swedia ke NATO
Antonov pada Rabu (31/5/2023) berpendapat pernyataan Washington dalam menanggapi serangan pesawat tak berawak baru-baru ini di ibu kota Rusia terdengar seperti dorongan bagi teroris Ukraina.
“Tidakkah pemerintah (AS) mengerti bahwa tidak ada yang percaya slogan mereka tentang tidak mendukung serangan Ukraina di wilayah Rusia?!” ujar diplomat itu, menurut pernyataan di saluran Telegram kedutaan.
Pernyataan Antonov muncul setelah juru bicara Gedung Putih mengatakan kepada wartawan bahwa, "Sebagai (satu) masalah umum, kami tidak mendukung serangan di dalam Rusia."
Diplomat itu menjelaskan, tujuan serangan pesawat tak berawak adalah untuk "menabur ketakutan di antara orang Rusia" dan merusak kepercayaan pada pihak berwenang.
“Federasi Rusia telah dijatuhi vonis 'hukuman mati' di (Barat) sejak lama. Tapi sederhananya, mereka tidak memilikinya untuk mencapai tujuan ini,” papar duta besar.
Baca juga: AS Desak Turki Segera Setujui Bergabungnya Swedia ke NATO
Lihat Juga :