China Kepada Israel: Berhenti Melanggar Batas di Tanah Palestina
Minggu, 28 Mei 2023 - 11:20 WIB
loading...
China menyerukan Israel untuk berhenti melanggar batas di tanah Palestina. Foto/Ilustrasi
A
A
A
NEW YORK - China telah meminta Israel untuk berhenti melanggar batas wilayah dan sumber daya Palestina , karena Tel Aviv terus mengizinkan dan menyetujui pembangunan permukiman ilegal Yahudi di Wilayah Pendudukan.
"Sejak awal tahun ini, Israel terus memajukan tindakan sepihak untuk menyetujui pemulangan, membangun pemukiman baru dan melegalkan pemukiman," ucap Wakil Perwakilan Tetap China untuk PBB, Geng Shuang, saat berbicara Dewan Keamanan PBB pada pertengahan minggu ini.
Menekankan bahwa pembangunan dan kegiatan pemukiman seperti itu melanggar hukum internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2334, dia menyatakan sikap Beijing untuk mendesak Israel buat segera menghentikan tindakan ini dan berhenti merambah tanah dan sumber daya rakyat Palestina.
Baca Juga: Menyusup ke Permukiman Yahudi, Pria Palestina Ditembak Mati Tentara Israel
Shuang juga menekankan bahwa status quo sejarah tempat suci keagamaan di Yerusalem harus dihormati dan ditegakkan. Ia mengatakan bahwa Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir "menyebabkan ketegangan baru" dengan menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa untuk kedua kalinya tahun ini dan menyatakan dugaan kepemilikan Israel atas situs suci Islam tersebut.
"Sejak awal tahun ini, Israel terus memajukan tindakan sepihak untuk menyetujui pemulangan, membangun pemukiman baru dan melegalkan pemukiman," ucap Wakil Perwakilan Tetap China untuk PBB, Geng Shuang, saat berbicara Dewan Keamanan PBB pada pertengahan minggu ini.
Menekankan bahwa pembangunan dan kegiatan pemukiman seperti itu melanggar hukum internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2334, dia menyatakan sikap Beijing untuk mendesak Israel buat segera menghentikan tindakan ini dan berhenti merambah tanah dan sumber daya rakyat Palestina.
Baca Juga: Menyusup ke Permukiman Yahudi, Pria Palestina Ditembak Mati Tentara Israel
Shuang juga menekankan bahwa status quo sejarah tempat suci keagamaan di Yerusalem harus dihormati dan ditegakkan. Ia mengatakan bahwa Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir "menyebabkan ketegangan baru" dengan menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa untuk kedua kalinya tahun ini dan menyatakan dugaan kepemilikan Israel atas situs suci Islam tersebut.
Lihat Juga :