Jenderal Top AS kepada Ukraina: Jet F-16 Bukan Senjata Ajaib untuk Menang Perang
Jum'at, 26 Mei 2023 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
“Rusia memiliki 1.000 [jet] tempur generasi keempat dan kelima, jadi jika Anda akan melawan Rusia di udara, Anda akan membutuhkan jumlah yang besar,” kata Milley.
“Jadi jika Anda melihat kurva biaya dan melakukan analisis, hal paling cerdas yang harus dilakukan adalah apa yang kami lakukan, yaitu menyediakan sejumlah besar pertahanan udara terintegrasi untuk menutupi ruang pertempuran dan menolak [superioritas] udara Rusia, dan itu persis apa yang terjadi," paparnya.
Tetapi dengan pergeseran medan perang dan Rusia tidak dapat mengamankan lebih dari beberapa kota di Ukraina timur, mendapatkan F-16 ke tangan Ukraina menjadi kenyataan.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin pada hari Kamis mengatakan AS akan segera bekerja sama dengan Denmark dan Belanda untuk mengembangkan kerangka pelatihan bagi pilot tempur Ukraina.
Menurutnya, Norwegia, Belgia, Portugal, dan Polandia juga telah menawarkan untuk membantu melatih pilot setelah kerangka kerja tersebut selesai.
“Mulai mengerjakan F-16 sekarang adalah contoh penting dari komitmen jangka panjang kami untuk keamanan Ukraina,” kata Austin.
Namun, Milley memperingatkan bahwa menambahkan pesawat ke gudang senjata Ukraina tidak akan langsung menyelesaikan perang selama 15 bulan.
“Jadi jika Anda melihat kurva biaya dan melakukan analisis, hal paling cerdas yang harus dilakukan adalah apa yang kami lakukan, yaitu menyediakan sejumlah besar pertahanan udara terintegrasi untuk menutupi ruang pertempuran dan menolak [superioritas] udara Rusia, dan itu persis apa yang terjadi," paparnya.
Tetapi dengan pergeseran medan perang dan Rusia tidak dapat mengamankan lebih dari beberapa kota di Ukraina timur, mendapatkan F-16 ke tangan Ukraina menjadi kenyataan.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin pada hari Kamis mengatakan AS akan segera bekerja sama dengan Denmark dan Belanda untuk mengembangkan kerangka pelatihan bagi pilot tempur Ukraina.
Menurutnya, Norwegia, Belgia, Portugal, dan Polandia juga telah menawarkan untuk membantu melatih pilot setelah kerangka kerja tersebut selesai.
“Mulai mengerjakan F-16 sekarang adalah contoh penting dari komitmen jangka panjang kami untuk keamanan Ukraina,” kata Austin.
Namun, Milley memperingatkan bahwa menambahkan pesawat ke gudang senjata Ukraina tidak akan langsung menyelesaikan perang selama 15 bulan.
Lihat Juga :