Rudal Hipersonik China Diklaim Mampu Tenggelamkan Kapal Induk Terbaru AS

Kamis, 25 Mei 2023 - 12:14 WIB
loading...
A A A
“Latihan perang yang efektif adalah yang menguji asumsi, fungsi, atau variabel untuk menginformasikan sponsor latihan tentang interaksi elemen yang kompleks,” katanya. “Latihan perang bukan tentang menang atau kalah. Mereka tentang belajar.”

Konfrontasi diplomatik atas jalur air yang kaya sumber daya telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di tengah klaim teritorial yang tumpang tindih antara Beijing dan negara-negara kawasan lainnya.

Saat China memperluas jangkauannya, mengeklaim dan memiliterisasi pulau, terumbu karang, dan bebatuan, Angkatan Laut AS telah meningkatkan kebebasan patroli navigasinya sendiri.

Bersamaan dengan peningkatan kemampuan Angkatan Laut-nya, China juga telah mengembangkan persenjataan misilnya dengan sangat cepat, termasuk teknologi hipersonik.

Menurut bocoran laporan rahasia oleh Direktorat Intelijen Kepala Staf Gabungan AS pada bulan Februari, militer China tiga hari sebelumnya berhasil menguji rudal balistik jarak menengah hipersonik baru yang disebut DF-27.

Dokumen tersebut mengatakan DF-27 memiliki kemungkinan tinggi untuk dapat menghindari pertahanan rudal balistik AS dan dirancang untuk meningkatkan kemampuan Beijing untuk menyerang sebagian besar Pasifik, termasuk wilayah AS di Guam, yang menjadi tuan rumah pangkalan militer strategis.

Juga terungkap bahwa tahun lalu, China mengerahkan versi rudal baru yang dapat menyerang sasaran darat dan kapal, dan bahwa DF-27 memiliki potensi lebih besar sebagai “pembunuh kapal induk” daripada pendahulunya.

Dalam simulasi perang terbaru, para peneliti dari North University of China menyimpulkan bahwa hampir setiap kapal permukaan AS hancur akibat serangan rudal hipersonik dan akhirnya tenggelam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved