Terungkap, Saddam Hussein Tolak Permintaan AS Tunjuk Wapres dengan Imbalan Dibebaskan

Minggu, 21 Mei 2023 - 14:32 WIB
loading...
Terungkap, Saddam Hussein...
Mantan Presiden Irak Saddam Hussein. Foto/USA Today
A A A
BAGHDAD - Mendiang Presiden Irak Saddam Hussein menolak proposal Amerika Serikat (AS) untuk menunjuk wakil presidennya (wapres) tanpa kekuasaan dengan imbalan pembebasannya. Hal itu diungkapkan kepala tim kuasa hukum Saddam Khalil Al-Dulaimi.

Kepada TV Al-Arabiya, al-Dulaimi mengungkapkan bahwa AS juga meminta Saddam untuk menghentikan pertempuran melawan tentara AS di Falluja dan meninggalkan negara itu, tetapi dia menolak.

Ketika ditanya tentang pertemuan pertamanya dengan Saddam, al-Dulaimi mengatakan dia tidak yakin bahwa itu adalah mantan penguasa Irak.

Baca Juga: Tony Blair Berulang Kali Diberitahu Menginvasi Irak Ilegal tapi Tetap Memerintahkannya

"Kondisinya sulit akibat penahanan dan penyiksaan fisik serta psikologisnya. Namun, setelah berbicara dengannya, ketika dia menyebutkan insiden tertentu, aku mengenalinya," ungkapnya seperti dikutip dari Middle East Monitor, Minggu (21/5/2023).

Pada tanggal 3 Maret 2003, mantan Presiden AS George Bush menyatakan perang terhadap Irak untuk menggulingkan Saddam Hussein dan menghancurkan senjata pemusnah massal yang diduga telah dikembangkan oleh Irak. N

Namun belakangan tidak ada senjata pemusnah massal yang ditemukan seperti yang dituduhkan.

Baca Juga: Kekejaman Pasukan AS di Penjara Abu Ghraib, Ada yang Diikat Telanjang Seperti Anjing

Jurnal medis Inggris The Lancet memperkirakan jumlah orang yang tewas di Irak dari tanggal invasi pimpinan AS hingga akhir Juni 2006 sebanyak 654.965. Puluhan ribu orang terbunuh kemudian.

Tuduhan tentang senjata pemusnah massal diyakini secara luas telah menjadi alasan untuk invasi yang menghancurkan untuk melakukan perubahan rezim di Irak.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
Berita Terkini
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved