Lavrov: Keputusan KTT G7 Bertujuan Menahan Rusia dan China

Minggu, 21 Mei 2023 - 02:30 WIB
loading...
Lavrov: Keputusan KTT...
Lavrov: Keputusan KTT G7 Bertujuan Menahan Rusia dan China. FOTO/TASS
A A A
MOSKOW - Keputusan yang diadopsi pada KTT G7 di Hiroshima, Jepang, mengejar tujuan penahanan Rusia dan China . Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov pada Majelis ke-31 Dewan Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan, Sabtu (20/5/2023).

"Bisakah Anda melihat keputusan-keputusan yang sedang diperdebatkan dan diadopsi pada KTT G7 di Hiroshima dan yang ditujukan untuk menahan Rusia dan Republik Rakyat China?" kata Lavrov, seperti dikutip dari TASS.

Baca juga: Takut Rusia, Moldova Ingin Gabung dengan Uni Eropa Secepatnya

Lavrov menunjukkan bahwa jalur Barat telah "benar-benar hidup lebih lama" dalam bentuk yang telah dikembangkannya dalam kebijakan luar negeri Rusia hingga baru-baru ini.

Sebab, Rusia memulai jalur "konfrontasi paling dramatis dengan blok agresif yang terdiri dari Amerika Serikat, Eropa. Union dan Aliansi Atlantik Utara."

“Tujuannya diumumkan dengan lantang dan terus terang, yaitu untuk mengalahkan Rusia di medan perang, dan tanpa berhenti di sini, untuk melenyapkannya nanti sebagai saingan geopolitik,” urai Lavrov.

Baca juga: G7 Peringatkan China dan Korut Tidak Membangun Senjata Nuklir, Beri Rusia Sanksi Baru

“Boleh dikatakan, bersama dengan negara lain mana pun yang mengklaim tempat independen di dunia, mereka akan ditekan sebagai lawan," tambahnya.

Diplomat tinggi itu juga menunjukkan bahwa komunitas ahli negara-negara Barat secara terbuka mendiskusikan perintah untuk menyusun skenario yang ditujukan untuk perpecahan Rusia. Dan, mereka tidak menyembunyikan bahwa keberadaan Rusia sebagai pusat independen tidak sesuai dengan tujuan Barat.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved