Penduduk Israel Terpapar Radiasi Berbahaya Sistem Rudal Iron Dome

Kamis, 23 Juli 2020 - 07:05 WIB
loading...
Penduduk Israel Terpapar...
Sistem pertahanan rudal Iron Dome yang dioperasikan militer Israel. Foto/REUTERS
A A A
NEGEV - Penduduk Israel di Negev, yang mayoritas petani, menggugat militer setempat karena terpapar radiasi berbahaya dari sistem pertahanan rudal Iron Dome yang ditempatkan di ladang kibbutzdi wilayah itu.

Para petani di Negev secara tidak sengaja terpapar radiasi yang sangat kuat selama enam tahun dan mata pencaharian mereka terganggu. Mereka menuntut kompensasi sekitar USD1,3 juta.

Gugatan yang diajukan menyatakan bahwa militer Israel memasang sistem Iron Dome, yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat (AS), di ladang milik warga yang tidak disebutkan namanya pada 2012 tanpa memberitahu warga tentang bahaya yang ditimbulkannya bagi kesehatan mereka.

Lima tahun kemudian, menurut laporan Ynet News Kamis (23/7/2020), mereka diberi tahu bahwa mereka tidak dapat mendekati ladang di dekat daerah itu karena radiasi yang sangat kuat dipancarkan sistem Iron Dome. Namun, pemberitahuan itu terlambat karena mereka sudah berbulan-bulan bekerja secara bebas di sana. (Baca: China Dicurigai Curi Teknologi Sistem Rudal Iron Dome Israel )

"Tergugat (Pasukan Pertahanan Israel) baru-baru ini ingat untuk memperbarui (pemberitahuan) tentang radiasi yang sangat kuat yang dipancarkan sistem (Iron Dome), dan oleh karena itu sangat dilarang untuk terlibat dalam pekerjaan pertanian di daerah sekitarnya," bunyi gugatan tersebut.

"Akan menjadi jelas bahwa bahaya radiasi di lapangan tidak diketahui sampai pemberitahuan dari tergugat," lanjut bunyi dokumen gugatan.

Dikatakan juga bahwa para petani tidak pernah diberi kompensasi atas kerusakan di wilayah mereka dan dilarang bercocok tanam di daerah di mana sistem rudal itu dipasang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved