Tembak Mati Polisi, Geng Bersenjata Nigeria Culik 4 Pekerja China

Kamis, 23 Juli 2020 - 00:25 WIB
loading...
Tembak Mati Polisi,...
Ilustrasi anggota geng bersenjata. Foto/SINDOnews.com
A A A
LAGOS - Geng bersenjata menculik empat pekerja China dari sebuah lokasi penambangan di Nigeria selatan. Geng tersebut juga menembak mati petugas polisi yang menjaga pekerja asing di area penambangan.

Penculikan untuk minta uang tebusan merupakan hal biasa di Nigeria selatan di mana orang asing dan warga negara terkemuka secara teratur menjadi target.

"Saya dapat mengonfirmasikan kepada Anda bahwa empat pekerja China diculik tadi malam oleh orang-orang bersenjata tak dikenal," kata juru bicara kepolisian negara bagian Cross River, Irene Ugbo, kepada AFP, Rabu (22/7/2020). (Baca: Balas Dendam, Gadis Ini Habisi 2 Milisi Taliban dengan Senapan AK-47 )

Dia menambahkan bahwa seorang sersan polisi yang menjaga orang asing ditembak mati oleh para penyerang. Geng bersenjata tersebut masih diburu polisi. Polisi tidak bisa langsung mengatakan motif penculikan empat pekerja China tersebut.

Tokoh masyarakat setempat Dominic Akpan mengatakan ada enam penyerang dengan senjata senapan Kalashnikov.

"Mereka menembak ke udara sementara satu orang mengarah ke polisi, membunuhnya dan mengambil senjatanya sebelum pergi ke (para pekerja) China," ujarnya kepada AFP.

Korban penculikan sering dibebaskan tanpa cedera setelah pembayaran uang tebusan. Polisi setempat jarang mengonfirmasi pembayaran uang tebusan seperti itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved