AS Tuding Afrika Selatan Kirim Senjata ke Rusia
Jum'at, 12 Mei 2023 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan AS menambahkan Lady R ke daftar sanksi pada Mei tahun lalu atas dugaan pengiriman senjata, bersama dengan sejumlah kapal kargo berbendera Rusia lainnya.
Kepresidenan Afrika Selatan menyebut tuduhan eksplosif itu mengecewakan dan memperingatkan bahwa pernyataan itu merusak semangat kerja sama dan kemitraan antara pejabat pemerintah AS dan Afsel yang telah membahas masalah tersebut.
Kantor Presiden Cyril Ramaphosa dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa tidak ada bukti yang diberikan untuk mendukung tuduhan tersebut dan bahwa pemerintah berencana untuk membentuk penyelidikan independen atas masalah tersebut.
"Dalam pertemuan baru-baru ini antara delegasi Afrika Selatan dan pejabat AS, masalah Lady R telah dibahas dan ada kesepakatan bahwa penyelidikan akan diizinkan untuk berjalan dan dinas intelijen AS akan memberikan bukti apa pun yang mereka miliki," bunyi pernyataan itu.
CNN bertanya kepada juru bicara kepresidenan Vincent Magwenya mengapa penyelidikan diperlukan untuk acara di pangkalan angkatan laut Afrika Selatan sendiri.
“Badan intelijen AS mengatakan mereka memiliki bukti yang hanya akan mereka berikan kepada kami melalui penyelidikan atau penyelidikan yang kredibel. Kami menanggapi tuduhan itu dengan serius, dan kami ingin memiliki suara independen yang kredibel untuk menyatakan fakta sebenarnya dari masalah tersebut,” katanya.
Baca Juga: Demi Hentikan Perang, Trump Akan Temui Putin dan Zelensky
Kepresidenan Afrika Selatan menyebut tuduhan eksplosif itu mengecewakan dan memperingatkan bahwa pernyataan itu merusak semangat kerja sama dan kemitraan antara pejabat pemerintah AS dan Afsel yang telah membahas masalah tersebut.
Kantor Presiden Cyril Ramaphosa dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa tidak ada bukti yang diberikan untuk mendukung tuduhan tersebut dan bahwa pemerintah berencana untuk membentuk penyelidikan independen atas masalah tersebut.
"Dalam pertemuan baru-baru ini antara delegasi Afrika Selatan dan pejabat AS, masalah Lady R telah dibahas dan ada kesepakatan bahwa penyelidikan akan diizinkan untuk berjalan dan dinas intelijen AS akan memberikan bukti apa pun yang mereka miliki," bunyi pernyataan itu.
CNN bertanya kepada juru bicara kepresidenan Vincent Magwenya mengapa penyelidikan diperlukan untuk acara di pangkalan angkatan laut Afrika Selatan sendiri.
“Badan intelijen AS mengatakan mereka memiliki bukti yang hanya akan mereka berikan kepada kami melalui penyelidikan atau penyelidikan yang kredibel. Kami menanggapi tuduhan itu dengan serius, dan kami ingin memiliki suara independen yang kredibel untuk menyatakan fakta sebenarnya dari masalah tersebut,” katanya.
Baca Juga: Demi Hentikan Perang, Trump Akan Temui Putin dan Zelensky
Lihat Juga :