Ukraina Ledek Putin Hanya Tampilkan 1 Tank pada Parade Hari Kemenangan Rusia

Kamis, 11 Mei 2023 - 11:12 WIB
loading...
Ukraina Ledek Putin...
Ukraina meledek Presiden Vladimir Putin karena hanya menampilkan satu tank tempur dalam parade Hari Kemenangan di Lapangan Merah, Moskow, Rusia, 9 Mei 2023. Foto/Twitter @Gerashchenko_en
A A A
KIEV - Ukraina meledek Presiden Rusia Vladimir Putin karena menampilkan satu tank tempur dalam parade Hari Kemenangan (Victory Day) di Lapangan Merah di Moskow, Rusia.

Parade saban 9 Mei itu untuk memperingati kemenangan perang Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

Pada parade tahun ini, Rusia juga hanya mengerahkan 8.000 tentara yang berbaris di Lapangan Merah—jumlah terendah sejak 2008.

Padahal pada parade tahun 2020, tahun pandemi Covid-19, negara itu mengerahkan sekitar 13.000 tentara, dan tahun lalu, 11.000 tentara ambil bagian.

Baca Juga: Kremlin Akui Perang Rusia di Ukraina Sangat Sulit

Melalui sebuah video, Kementerian PertahananUkraina mengolok-olok kemunculan satu tank tempur Rusia dalam parade 9 Mei lalu, menyebutnya "tank kecil paling kesepian di dunia".

“'Hari Kemenangan' Rusia ini memiliki tepat satu tank yang menggelinding di Lapangan Merah Rusia," kata kementerian tersebut.

"Sebuah T-34, pertama kali diproduksi pada tahun 1940. Untuk tank kecil paling kesepian di dunia, semoga berhasil," lanjut ledekan kementerian tersebut.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ada jet tempur yang terbang melintas, dan lebih sedikit peralatan yang dipamerkan dalam parade militer. Acara tersebut berlangsung kurang dari satu jam.

Memposting klip parade di Twitter, penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina Anton Gerashchenko menulis: "Parade di Moskow tidak memiliki tank modern, kendaraan tempur infanteri atau penerbangan. Itu adalah salah satu yang terkecil dalam sejarah Rusia, membutuhkan waktu kurang dari 10 menit."

“Ada satu tank T-34 yang ikut serta dalam Perang Dunia II. Tidak ada [rudal] Iskander, tank Armata, aviasi. Bagian pawai yang berjalan sebagian besar terdiri dari taruna dan mahasiswa universitas militer, bukan staf militer," paparnya.

"MoD [Kementerian Pertahanan] Rusia belum mempublikasikan informasi apa pun tentang peserta parade tidak seperti tahun-tahun sebelumnya."

Rusia telah memberlakukan tindakan pengamanan besar-besaran untuk peringatan tersebut. Pihak berwenang mengekang penggunaan drone dan layanan ride-sharing di Moskow dan bahkan jet ski di kanal St Petersburg.

Media Rusia menghitung 24 kota Rusia yang membatalkan parade militer 9 Mei—inti perayaan di seluruh Rusia—untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terkahir.

Pejabat daerah menyalahkan "masalah keamanan" yang tidak ditentukan atau secara samar merujuk pada situasi saat ini untuk pembatasan dan pembatalan parade.

Itu terjadi ketika Presiden Vladimir Putin menyatakan pada hari Selasa bahwa Barat telah melepaskan "perang nyata" melawan Rusia.

Pernyataan Putin datang hanya beberapa jam setelah Moskow menembakkan rentetan rudal jelajah terbarunya ke sasaran di Ukraina, yang telah diserbu lebih dari 14 bulan lalu. Otoritas Ukraina mengatakan pertahanan udara menghancurkan 23 dari 25 rudal yang diluncurkan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved