Penembakan Massal Kembali Guncang Serbia, 8 Orang Tewas
Jum'at, 05 Mei 2023 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Tidak ada perincian lain yang segera tersedia, dan polisi belum mengeluarkan pernyataan apa pun terkait aksi penembakan massal ini.
Sebelumnya pada Rabu lalu, seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun mengumbar tembakan di sekolah. Aksi itu menewaskan delapan teman sekolahnya dan seorang penjaga sekolah.
Polisi mengatakan bahwa remaja itu menggunakan senjata ayahnya untuk melakukan serangan itu. Anak laki-laki itu, yang telah mengunjungi lapangan tembak bersama ayahnya dan tampaknya memiliki kode brankas ayahnya, mengambil dua senjata dari brankas tempat mereka disimpan bersama dengan pelurunya.
"Dia telah merencanakannya selama sebulan, menggambar sketsa ruang kelas dan membuat daftar anak-anak yang akan dia bunuh," kata polisi pada hari Rabu.
Baca Juga: Remaja Serbia Umbar Tembakan di Sekolah, 8 Anak dan 1 Satpam Tewas
Penembakan di sekolah dasar Vladislav Ribnikar juga menyebabkan tujuh orang dirawat di rumah sakit - enam anak dan seorang guru. Seorang anak perempuan yang tertembak di kepala tetap dalam kondisi kritis, dan seorang anak laki-laki dalam kondisi serius dengan cedera tulang belakang, kata dokter pada Kamis pagi.
Sebelumnya pada Rabu lalu, seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun mengumbar tembakan di sekolah. Aksi itu menewaskan delapan teman sekolahnya dan seorang penjaga sekolah.
Polisi mengatakan bahwa remaja itu menggunakan senjata ayahnya untuk melakukan serangan itu. Anak laki-laki itu, yang telah mengunjungi lapangan tembak bersama ayahnya dan tampaknya memiliki kode brankas ayahnya, mengambil dua senjata dari brankas tempat mereka disimpan bersama dengan pelurunya.
"Dia telah merencanakannya selama sebulan, menggambar sketsa ruang kelas dan membuat daftar anak-anak yang akan dia bunuh," kata polisi pada hari Rabu.
Baca Juga: Remaja Serbia Umbar Tembakan di Sekolah, 8 Anak dan 1 Satpam Tewas
Penembakan di sekolah dasar Vladislav Ribnikar juga menyebabkan tujuh orang dirawat di rumah sakit - enam anak dan seorang guru. Seorang anak perempuan yang tertembak di kepala tetap dalam kondisi kritis, dan seorang anak laki-laki dalam kondisi serius dengan cedera tulang belakang, kata dokter pada Kamis pagi.
Lihat Juga :