Sejarah Genosida Armenia, Tewasnya Kristen Armenia di Tangan Kesultanan Turki

Rabu, 03 Mei 2023 - 16:53 WIB
loading...
A A A
Jumlah orang Armenia yang terbunuh dalam peristiwa ini menjadi topik perdebatan utama. Perkiraan berkisar dari 300.000 hingga 2 juta kematian antara tahun 1914 dan 1923, dengan tidak semua korban di Kesultanan Turki. Tetapi sebagian besar perkiraan - termasuk satu dari 800.000 antara 1915 dan 1918, dibuat oleh otoritas Kesultanan Turki sendiri - jatuh antara 600.000 dan 1,5 juta.

Pemerintah di Turki sendiri menyebutkan jumlah orang Armenia yang tewas sebanyak 300.000 orang.

Entah karena pembunuhan atau deportasi paksa, jumlah orang Armenia yang tinggal di Turki turun dari 2 juta pada tahun 1914 menjadi di bawah 400.000 pada tahun 1922.

Meski jumlah korban tewas masih diperdebatkan, ada sejumlah foto dari era itu yang mendokumentasikan pembunuhan massal. Beberapa menunjukkan tentara Kesultanan Turki berpose dengan kepala terpenggal, yang lain mereka berdiri di tengah tengkorak di tanah.

Para korban dilaporkan meninggal dalam pembakaran massal dan tenggelam, disiksa, gas, racun, penyakit dan kelaparan. Anak-anak dilaporkan dimuat ke dalam perahu, dibawa ke laut dan dibuang ke laut. Pemerkosaan juga sering dilaporkan.

"Sebagian besar penduduk Armenia secara paksa dipindahkan dari Armenia dan Anatolia ke Suriah, di mana sebagian besar dikirim ke gurun untuk mati kehausan dan kelaparan," menurut situs web Institut Nasional Armenia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved