Sadisnya Aliran Sesat di Kenya, Pengikut Disuruh Berpuasa Sampai Mati

Senin, 24 April 2023 - 10:30 WIB
loading...
A A A
Informasi dari anggota masyarakat mengarahkan, polisi untuk menggerebek properti pendeta di Malindi, di mana mereka menemukan 15 orang kurus kering, termasuk empat orang yang kemudian meninggal. Para pengikut mengatakan bahwa mereka lapar akan instruksi pendeta untuk bertemu Yesus.

Baca juga: Cegah LGBTQ, Kenya Tempatkan Rohaniawan di Sekolah

Polisi telah diberitahu bahwa ada puluhan kuburan dangkal yang tersebar di pertanian Makenzi dan penggalian dimulai pada hari Jumat. Makenzi telah melakukan mogok makan selama empat hari terakhir saat berada dalam tahanan polisi.

Pendeta itu telah ditangkap dua kali sebelumnya, pada 2019 dan Maret tahun ini, sehubungan dengan kematian anak-anak. Setiap kali, dia dibebaskan dengan jaminan, dan kedua kasus tersebut masih diproses melalui pengadilan.

Politisi lokal mendesak pengadilan untuk tidak membebaskannya kali ini, mengecam penyebaran aliran sesat di daerah Malindi. Kultus umum terjadi di Kenya, yang sebagian besar masyarakatnya religius.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Pria Ini Pengacara yang...
Pria Ini Pengacara yang Menangkan 26 Kasus di Pengadilan sebelum Ditangkap karena Gadungan
Siapa Yoweri Museveni?...
Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Israel Jadi Negara Pertama...
Israel Jadi Negara Pertama di Dunia yang Mengakui Somaliland
Ingin Cari Keadilan,...
Ingin Cari Keadilan, Aljazair Ingin Mengkriminalisasi Penjajahan Prancis selama 130 Tahun
Negara Ini Mulai Rusuh...
Negara Ini Mulai Rusuh Tercekik Harga BBM, Ekonomi Terancam Lumpuh
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved