Aghdam, Kota Hantu di Azerbaijan
Sabtu, 15 April 2023 - 20:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Invasi ke Ukraina Terseok-seok, Putin Dikhianati Panglima Militer Rusia?
Pada 23 Juli 1993, pasukan Armenia menduduki sebagian wilayah Aghdam. Area yang diduduki oleh Armenia tersebut diratakan dengan tanah. Sejumlah desa di Aghdam tetap berada di bawah kendali Azerbaijan setelah pendudukan Armenia.
Setelah perang berkepanjangan, tercatat ribuan orang tewas dan mengalami cacat. Selain itu, ratusan ribu warga mengungsi. Pada 29 Juli 1993, Dewan Keamanan PBB mengadopsi Resolusi 853. Resolusi tersebut mengutuk pendudukan di Aghdam, menyerukan penarikan pasukan pendudukan segera serta tanpa syarat dari wilayah tersebut, serta pengembalian pengungsi ke rumah masing-masing.
Aghdam menyisakan puing-puing bangunan yang ringkih berdiri. Dinding pada bangunan banyak yang bolong dan tidak beratap, nyaris runtuh dan terlihat kusam. Di sudut kota yang dulunya dikenal sebagai salah satu distrik terbesar dan terindah di Azerbaijan ini ditemukan deretan bangkai mobil tua, reruntuhan dinding, serta gundukan tanah yang ditemukan di sudut kota.
Sebagain besar monumen yang ada di wilayah ini juga hancur, baik seluruhnya maupun sebagian. Museum dijarah, monumen dan artefak dicuri. Museum yang hancur seperti Museum Roti, Museum Sejarah dan Geografi, dan Galeri Seni.
Pada 23 Juli 1993, pasukan Armenia menduduki sebagian wilayah Aghdam. Area yang diduduki oleh Armenia tersebut diratakan dengan tanah. Sejumlah desa di Aghdam tetap berada di bawah kendali Azerbaijan setelah pendudukan Armenia.
Setelah perang berkepanjangan, tercatat ribuan orang tewas dan mengalami cacat. Selain itu, ratusan ribu warga mengungsi. Pada 29 Juli 1993, Dewan Keamanan PBB mengadopsi Resolusi 853. Resolusi tersebut mengutuk pendudukan di Aghdam, menyerukan penarikan pasukan pendudukan segera serta tanpa syarat dari wilayah tersebut, serta pengembalian pengungsi ke rumah masing-masing.
Aghdam menyisakan puing-puing bangunan yang ringkih berdiri. Dinding pada bangunan banyak yang bolong dan tidak beratap, nyaris runtuh dan terlihat kusam. Di sudut kota yang dulunya dikenal sebagai salah satu distrik terbesar dan terindah di Azerbaijan ini ditemukan deretan bangkai mobil tua, reruntuhan dinding, serta gundukan tanah yang ditemukan di sudut kota.
Sebagain besar monumen yang ada di wilayah ini juga hancur, baik seluruhnya maupun sebagian. Museum dijarah, monumen dan artefak dicuri. Museum yang hancur seperti Museum Roti, Museum Sejarah dan Geografi, dan Galeri Seni.
Lihat Juga :