Hadapi Gelombang Migran, Italia Berlakukan Keadaan Darurat

Kamis, 13 April 2023 - 05:39 WIB
loading...
A A A
Penjaga pantai Italia telah mengawal dua kapal di Laut Ionia di lepas pantai Sisilia.

Salah satu kapal yang membawa 400 orang diyakini berangkat dari Tobruk di Libya dan penjaga pantai mengatakan kondisi laut yang sulit mempengaruhi penyelamatan.

Kapal itu terakhir ditemukan oleh hotline tidak resmi untuk para migran yang disebut Alarm Phone di Laut Ionia timur Sisilia pada hari Selasa.

"(Orang-orang di kapal) melaporkan beberapa keadaan darurat medis, air mengisi kapal dan tidak ada bahan bakar yang tersisa," kata hotline tersebut, menggambarkan situasinya dramatis.

Kapal kedua yang juga dikawal penjaga pantai membawa sekitar 800 orang. Tidak jelas dari mana kapal berangkat dan penjaga pantai Italia mengatakan kapal itu penuh sesak.

Alarm mendesak pertama kali disampaikan kepada pihak berwenang Italia, Yunani dan Malta pada hari Minggu ketika kapal itu ditemukan terapung-apung di perairan Malta, kata Alarm Phone.

Organisasi non-pemerintah Jerman Sea-Watch International mengatakan dua kapal dagang di dekat kapal telah diperintahkan untuk tidak membantu upaya penyelamatan oleh Malta saat kapal berada di perairan Malta. Sebaliknya, salah satu kapal diizinkan untuk memasok bahan bakar dan air.

Angkatan Bersenjata Malta memberi tahu The Malta Independent bahwa "tidak ada penyelamatan yang diminta oleh orang-orang di dalamnya".

Baca Juga: Kapal Kayu Tenggelam di Lepas Pantai Tunisia, 19 Pencari Suaka Tewas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Terungkap! Israel Sudah...
Terungkap! Israel Sudah Siapkan Perang Berhari-hari Lawan Iran, Panggil Tentara Cadangan
Rekomendasi
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
SPMB Banten 2026 Jalur...
SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Sekolah Dibuka Besok, Simak Syaratnya
PMB Sekolah Swasta Gratis...
PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026 Segera Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Berita Terkini
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved