Pejabat Kesehatan Iran Sanggah Klaim Rouhani Soal 25 Juta Warga Terinfeksi Covid-19

Minggu, 19 Juli 2020 - 22:34 WIB
loading...
Pejabat Kesehatan Iran...
Pejabat kesehatan Iran berusaha untuk mengecilkan perkiraan Presiden Iran Hassan Rouhani, yang sempat menyebut sekitar 25 juta warga Iran telah terinfeksi Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Pejabat kesehatan Iran berusaha untuk mengecilkan perkiraan Presiden Iran Hassan Rouhani, yang sempat menyebut sekitar 25 juta warga Iran telah terinfeksi Covid-19. Para pejabat kesehatan Iran mengungkapkan, pernyataan Rouhani itu didasarkan pada tes darah serologis yang mengukur paparan terhadap penyakit dan tidak dapat diandalkan untuk menunjukkan keadaan saat ini.
Angka 25 juta yang disampaikan oleh Rouhani sama dengan sepertiga dari populasi Iran dan jauh lebih tinggi daripada jumlah resmi kasus Covid-19. Jumlah kasus resmi di Iran adalah 273.788 dengan 14.188 kematian.

( Baca juga: Malaysia Buka Perbatasan untuk Pasien Indonesia Berobat )

Kementerian Kesehatan mengatakan, angka yang diberikan oleh Rouhani didasarkan pada hal yang disampaikan oleh seorang wakil di kementerian, yang hanya berdasarkan pada tes darah serologis.

"Tidak mungkin untuk mengandalkan tes serologis untuk mendiagnosis kondisi penyakit saat ini," kata Kementerian Kesehatan Iran dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Minggu (19/7/2020).

Tes serologis menentukan apakah seseorang telah terpapar penyakit dengan menunjukkan respons antibodi mereka. Dalam pandemi Covid-19, tes ini telah digunakan oleh negara-negara untuk mensurvei sampel populasi dan memperkirakan tingkat infeksi keseluruhan, apakah orang memiliki gejala CvpD-19 yang parah, ringan atau tidak.

( Baca juga: Banyak Penumpang KRL Langgar Protokol Kesehatan )

Mostafa Qanei, kepala komite ilmiah pemerintah dari gugus tugas Covid-19 Iran mengatakan, tes serologis hanya menunjukkan apakah orang telah terpapar virus di masa lalu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
WHO Cabut Status Covid-19...
WHO Cabut Status Covid-19 sebagai Darurat Kesehatan Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved