Di Rusia, Perang Nuklir Diiklankan Seperti Makanan Hewan Peliharaan

Jum'at, 31 Maret 2023 - 14:34 WIB
loading...
A A A
"Kami melihat bagaimana propaganda negara mempersiapkan orang untuk berpikir bahwa perang nuklir bukanlah hal yang buruk," katanya.

"Di saluran televisi di sini, perang nuklir dan senjata nuklir dipromosikan seolah-olah mereka mengiklankan makanan hewan peliharaan."

Saat perang di Ukraina berkecamuk, propagandis Rusia telah menggunakan platform mereka untuk mengadakan diskusi tentang kemampuan nuklir negara mereka.

Baca Juga: Bukan Belarusia, Senjata Nuklir Rusia di Lokasi Ini yang Paling Mengancam NATO

Pada Mei lalu, sebuah acara televisi Rusia menyuguhkan pembawa acaranya dengan santai mengobrol dan bercanda tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan rudal balistik untuk mencapai London, Paris atau Berlin.

Pada bulan Januari, seorang pembawa acara televisi Rusia dilaporkan menggambarkan Prancis, Polandia, dan Berlin sebagai "target yang sah" yang harus diserang karena memasok senjata ke Ukraina.

Muratov menggambarkan orang-orang di Rusia telah “disinari oleh propaganda", mencatat bahwa di negaranya, ideologi negara didorong ke publik melalui televisi, surat kabar, dan media sosial.

“[Pemerintah] mengumumkan: 'Kami punya rudal ini, rudal itu, jenis rudal lain',” ujarnya.

“Mereka berbicara tentang penargetan Inggris dan Prancis; tentang memicu tsunami nuklir yang menghanyutkan Amerika. Mengapa mereka mengatakan ini? Supaya orang-orang di sini siap.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved