AS: Rusia Tawarkan Makanan ke Korea Utara untuk Dapatkan Senjata
Jum'at, 31 Maret 2023 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
Korut adalah salah satu negara termiskin di dunia dan telah mengalami kekurangan pangan kronis selama beberapa dekade, termasuk kelaparan yang menghancurkan pada pertengahan hingga akhir 1990-an.
Pada bulan Februari, para ahli memperingatkan negara itu, yang memiliki salah satu pemerintahan paling otoriter di dunia, sedang menghadapi krisis pangan yang kritis karena penurunan produksi yang signifikan - diperburuk oleh cuaca buruk, kontrol perbatasan yang ketat, dan efek sanksi internasional.
Citra satelit dari otoritas Korea Selatan (Korsel) menunjukkan bahwa Korut menghasilkan 180.000 ton lebih sedikit makanan pada tahun 2022 dibandingkan tahun 2021.
Sebelumnya pada hari Kamis, dalam kasus terpisah, Departemen Keuangan AS memasukkan seorang pria asal Slovakia ke dalam daftar hitam karena bertindak sebagai perantara antara Rusia dan Korea Utara.
Departemen Keuangan AS mengatakan Ashot Mkrtychev, 56, telah mengatur penjualan dan mengatur kesepakatan yang akan memungkinkan Korut untuk mengirimkan senjata ke Rusia pada akhir 2022 dan awal 2023.
Baca Juga: Sentil AS, China Siap Genjot Kerja Sama Militer dengan Rusia
"Sebagai imbalannya, Pyongyang menerima uang tunai, pesawat komersial, komoditas, dan bahan mentah," kata mereka.
Pada bulan Februari, para ahli memperingatkan negara itu, yang memiliki salah satu pemerintahan paling otoriter di dunia, sedang menghadapi krisis pangan yang kritis karena penurunan produksi yang signifikan - diperburuk oleh cuaca buruk, kontrol perbatasan yang ketat, dan efek sanksi internasional.
Citra satelit dari otoritas Korea Selatan (Korsel) menunjukkan bahwa Korut menghasilkan 180.000 ton lebih sedikit makanan pada tahun 2022 dibandingkan tahun 2021.
Sebelumnya pada hari Kamis, dalam kasus terpisah, Departemen Keuangan AS memasukkan seorang pria asal Slovakia ke dalam daftar hitam karena bertindak sebagai perantara antara Rusia dan Korea Utara.
Departemen Keuangan AS mengatakan Ashot Mkrtychev, 56, telah mengatur penjualan dan mengatur kesepakatan yang akan memungkinkan Korut untuk mengirimkan senjata ke Rusia pada akhir 2022 dan awal 2023.
Baca Juga: Sentil AS, China Siap Genjot Kerja Sama Militer dengan Rusia
"Sebagai imbalannya, Pyongyang menerima uang tunai, pesawat komersial, komoditas, dan bahan mentah," kata mereka.
Lihat Juga :