Reporter AS Ditangkap, Ini Kata Kremlin

Kamis, 30 Maret 2023 - 21:17 WIB
loading...
Reporter AS Ditangkap,...
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengklaim koresponden Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich tertangkap basah mencoba mendapatkan rahasia negara Rusia. Foto/New York Times
A A A
MOSKOW - Koresponden Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich tertangkap basah mencoba mendapatkan rahasia negara Rusia . Demikian klaim Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Wartawan Wall Street Journal (WSJ) Evan Gershkovich ditahan oleh Dinas Keamanan Federal (FSB), penerus KGB, di kota Ekaterinburg pada Kamis (30/3/2023.

Berbicara kepada wartawan melalui panggilan konferensi, Peskov diminta untuk mengomentari penangkapan warga Amerika dan apakah Rusia akan bekerja sama dengan dinas keamanan Amerika Serikat (AS) dalam masalah ini. Juru bicara tersebut menyatakan bahwa dia tidak mengetahui detail lengkap kasus tersebut dan masalah tersebut tetap berada di tangan FSB.

Namun, Peskov mengklaim bahwa sejauh yang dia ketahui, Gershkovich telah tertangkap basah mencoba mengumpulkan data intelijen tentang fasilitas pertahanan, yang melanggar undang-undang Rusia tentang rahasia negara.

Baca Juga: Armenia Peringatkan Putin: Jangan Berkunjung atau Anda Akan Ditangkap!

Koresponden, yang meliput berita dari Rusia, Ukraina, dan bekas Uni Soviet, dapat menghadapi hukuman antara 10 dan 20 tahun penjara jika dituduh melakukan spionase.

Meskipun Gershkovich telah memperoleh kredensial jurnalistik yang diperlukan dari Kementerian Luar Negeri untuk bekerja di Rusia, FSB menuduh bahwa dia bertindak untuk kepentingan pemerintah AS ketika dia ditangkap selama upaya untuk menerima informasi intelijen rahasia.

Ditanya apakah insiden itu dapat memicu tanggapan dari otoritas AS terkait jurnalis Rusia yang bekerja di Amerika, Peskov mengatakan bahwa Moskow berharap tidak ada pembalasan seperti itu.

“Kami tidak berbicara tentang tuduhan di sini. Dia tertangkap basah,” cetusnya seperti dikutip dari RT.

Baca Juga: Jenderal Kiev: Ukraina Ingin Rugikan Pasukan Rusia Besar-besaran di Bakhmut

WSJ telah bereaksi terhadap insiden tersebut dengan menyatakan bahwa mereka sangat prihatin dengan keselamatan Gershkovich.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov mengatakan bahwa masalah kemungkinan pertukaran jurnalis WSJ dalam kesepakatan pertukaran belum diangkat.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengklaim bahwa apa pun yang dilakukan Gershkovich ketika dia ditahan oleh FSB, itu tidak ada hubungannya dengan jurnalisme. Dia berargumen bahwa status koresponden sebelumnya telah digunakan sebagai kedok oleh warga negara Barat lainnya yang mencoba mendapatkan informasi intelijen rahasia Rusia.

Baca Juga: Gawat, Rusia Tak Mau Lagi Berbagi Info Uji Rudal Canggih dengan AS
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
AS-Iran Setujui Naskah...
AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni
Rekomendasi
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved