Gugat Negara, 137 Pribumi Malaysia Minta Status Mereka Beragama Islam Dibatalkan

Kamis, 30 Maret 2023 - 10:43 WIB
loading...
A A A
Penggugat berargumen bahwa penduduk desa tidak diberi tahu tentang akibat hukum dari masuk Islam, termasuk fakta bahwa mereka akan tunduk pada sistem hukum Islam Pahang dan bahwa setiap anak yang mereka miliki akan menjadi muslim secara default.

Mereka mengeklaim bahwa beberapa hari kemudian, petugas Jakoa yang sama kembali ke desa bersama dengan beberapa petugas Muip, dan ketika mereka melakukannya, mereka mengumpulkan penduduk desa di ruang publik dan menginstruksikan mereka untuk membaca kalimat Syahadat.

Penggugat mengeklaim bahwa penduduk desa mencoba meniru bacaan kalimat Syahadat petugas Jakoa tetapi gagal melakukannya. Mereka juga mengeklaim bahwa penduduk desa tidak dapat memahami arti kalimat Syahadat atau bagaimana kehidupan mereka akan berubah setelah masuk Islam.

Menurut penggugat, petugas mencatat semua nama penduduk desa dan kemudian pergi.

Namun, penggugat mengeklaim bahwa mereka mengakui atau mempraktikkan Islam setelah konversi massal tapi juga terus mengakui dan mempraktikkan kepercayaan budaya dan agama Bateq Mayah.

Mereka mengeklaim bahwa setelah tahun 2000, ketika lebih banyak penduduk desa mempelajari bahasa dasar Malaysia, mereka menemukan bahwa kata “Islam” tercetak di kartu penduduk mereka.

Pribumi Berlatih Animisme

Menurut Aboriginal Peoples Act of 1954 (Undang-Undang Masyarakat Aborigin 1954), penggugat berpendapat bahwa Bateq Mayah, yang mempraktikkan animisme, adalah kelompok rentan yang mengandalkan para tergugat untuk melindungi cara hidup mereka dari modernisasi dan eksploitasi.

“Pada tahun 1993, para tergugat secara salah mengeksploitasi pengaruh mereka terhadap penduduk asli di desa tersebut dan, melanggar kewajiban mereka kepada mereka, secara tidak sah, secara ilegal dan menggunakan paksaan untuk mengubah mereka menjadi Islam," lanjut pernyataan penggugat.

“Dengan melakukan itu, mereka melanggar kewajiban mereka untuk melindungi dan melestarikan kepercayaan budaya dan agama masyarakat tersebut,” imbuh penggugat.

Mereka menegaskan bahwa mereka mencari bantuan dari Komisi Hak Asasi Manusia Malaysia (Suhakam) sekitar tahun 2004, dan organisasi tersebut kemudian menghasilkan laporan tahun 2013 berjudul “Laporan Penyelidikan Nasional tentang Hak Tanah Masyarakat Adat.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Pesawat Boeing 737 Hilang...
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh
Rekomendasi
Sahroni Dukung Polri...
Sahroni Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Pramono Anung Resmikan...
Pramono Anung Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Fokus Layani Ibu dan Anak
Berita Terkini
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved