Presiden UEA: Saatnya Suriah Kembali ke Lingkungan Arab

Selasa, 21 Maret 2023 - 03:30 WIB
loading...
Presiden UEA: Saatnya...
Presiden UEA: Saatnya Suriah Kembali ke Lingkungan Arab. FOTO/WAM
A A A
DUBAI - Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan, pada Minggu (19/3/2023) mengatakan kepada mitranya dari Suriah , bahwa sudah waktunya bagi Damaskus yang terisolasi secara diplomatis untuk diintegrasikan kembali ke wilayah Arab.

Perjalanan Presiden Suriah Bashar Assad – yang kedua ke UEA dalam beberapa tahun – terjadi setelah kunjungan ke Oman bulan lalu. Itu merupakan satu-satunya keterlibatan resmi Assad di negara-negara Arab sejak dimulainya perang Suriah pada 2011.

Baca juga: Assad Persilahkan Rusia Bangun Pangkalan Militer di Suriah

Kunjungan tersebut bertepatan dengan keterlibatan yang diperkuat oleh negara-negara Arab terhadap pemerintah Damaskus, yang telah diisolasi secara politik di wilayah tersebut sejak dimulainya perang Suriah dan diusir dari Liga Arab yang berbasis di Kairo pada tahun 2011.

“Suriah telah terlalu lama absen dari saudara-saudaranya, dan waktunya telah tiba untuk kembali ke mereka dan lingkungan Arabnya,” kata Sheikh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan kepada Assad dalam pertemuan di istana kepresidenan, seperti dikutip dari Arab News.

Presiden Emirat menyerukan upaya untuk memfasilitasi repatriasi pengungsi Suriah dan mendukung keterlibatan antara Damaskus dan Ankara, yang sekarang bekerja menuju pemulihan hubungan dengan Assad setelah bertahun-tahun mendukung pemberontak melawan pemerintahannya.

“Kami mengadakan pembicaraan konstruktif yang bertujuan untuk mengembangkan hubungan antara kedua negara kami. Diskusi kami juga mengeksplorasi cara meningkatkan kerja sama untuk mempercepat stabilitas dan kemajuan di Suriah dan kawasan,” lanjut Sheikh Mohammed di Twitter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei
Rekomendasi
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Pimpinan BGN Datangi...
Pimpinan BGN Datangi KPK, Nanik S Deyang: Kerja Sama
UPN Veteran Jakarta...
UPN Veteran Jakarta Hormati Proses Judicial Review Dosen di MK
Berita Terkini
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved