Presiden Ceko: Ukraina Hanya Punya Satu Peluang Serangan Balasan Besar-besaran

Senin, 20 Maret 2023 - 22:18 WIB
loading...
A A A
Pavel, seorang pensiunan jenderal yang menjabat sebagai ketua Komite Militer NATO hingga 2018, memperkirakan minat AS untuk membantu tentara Ukraina kemungkinan akan berkurang pada tahun 2024.

Fokus politik di negara itu akan beralih ke kampanye presiden, dan hubungan AS-China cenderung menjadi masalah kebijakan luar negeri teratas.

Baca juga: Amerika Serikat Menentang Keras Gencatan Senjata Ukraina dan Rusia

Negara-negara Eropa kemungkinan akan mengurangi pendanaan mereka untuk Ukraina juga, menurut prediksi politisi tersebut.

Dia mengatakan terserah Ukraina untuk memutuskan apa yang merupakan kemenangan atas Rusia, yang menurut Pavel akan terjadi.

“Tetapi jika gagal terlepas dari semua bantuan Barat, akan ada perang gesekan yang panjang. Anda tidak dapat berpura-pura bahwa satu-satunya solusi yang mungkin adalah kesuksesan total,” ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Infografis
Ukraina Telah Kehilangan...
Ukraina Telah Kehilangan 90.000 Tentara sejak Serangan Balasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved