Meledak 2 Kali dan Terbakar 4 Hari, Kerusakan Kapal Perang AS Meluas

Sabtu, 18 Juli 2020 - 09:55 WIB
loading...
A A A
“Saya 100 persen yakin bahwa industri pertahanan kita dapat mengembalikan kapal ini ke laut, tetapi setelah mengatakan itu, pertanyaannya adalah apakah kita harus melakukan investasi dalam kapal berusia 22 tahun ini?," tanya Gilday, yang menambahkan bahwa dia tidak membuat prediksi apa pun tentang kapal tersebut pada saat ini.

Kapal USS Bonhomme Richard adalah kapal serbu amfibi yang menjadi salah satu di antara armada kapal perang AS yang dapat bertindak sebagai kapal induk mini. Menurut para analis pertahanan, jika USS Bonhomme Richard tidak dapat diperbaiki, Angkatan Laut AS akan membutuhkan USD4 miliar (lebih dari Rp59,1 triliun) untuk menggantinya.

Gilday mengatakan Angkatan Laut mengira kebakaran itu terkendali pada Minggu malam, hanya beberapa jam setelah kebakaran terjadi dini hari. Tetapi angin yang datang dari Teluk San Diego mengobarkan api dan api menyebar ke lubang lift dan tumpukan knalpot. (Baca juga: Hari Ke-4 Kebakaran Kapal Perang AS, Panasnya 538 Derajat Celsius )

Kemudian, kata Gilday, dua ledakan—salah satunya terdengar sejauh 13 mil (21 kilometer)—menyebabkannya kobaran api tumbuh lebih besar. Para pejabat Angkatan Laut mengaku belum menemukan indikasi adanya keteledoran dalam insiden ini.

Lebih dari 60 pelaut dan pekerja sipil dirawat karena cedera ringan, termasuk kepanasan dan menghirupan asap dari kebakaran kapal sejak Minggu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved