Takut Jadi Korban Kekerasan, Ratusan Migran Tinggalkan Tunisia

Minggu, 05 Maret 2023 - 11:32 WIB
loading...
A A A
Kepala asosiasi mahasiswa Pantai Gading, Michael Elie Bio Vamet, mengatakan 30 mahasiswa mendaftar untuk penerbangan repatriasi meskipun memiliki izin tinggal di Tunisia.

Baca Juga: Pengadilan Tunisia Batalkan Pemecatan 50 Hakim yang Dituduh Berzina

"Mereka tidak merasa nyaman," katanya kepada AFP melalui telepon.

"Beberapa dari mereka adalah korban tindakan rasis. Beberapa di akhir studi, tetapi yang lain dihentikan," ungkapnya.

“Hampir setiap hari ada penyerangan, ancaman, bahkan diusir oleh tuan tanah atau diserang secara fisik,” imbuhnya.

Mali juga telah menyewa pesawat untuk memulangkan sekitar 150 orang warganya.

Pemimpin junta Kolonel Assimi Goita telah memberikan instruksi yang sangat tegas untuk membantu warga negara yang dalam kesulitan, kata seorang diplomat Mali di Tunis kepada AFP.

Sejak Saied menyampaikan pidatonya, kelompok-kelompok hak asasi manusia telah melaporkan lonjakan kekerasan main hakim sendiri termasuk penikaman terhadap warga Afrika sub-Sahara.

Warga Guinea di antara kelompok pertama yang dipulangkan pada Rabu kemarin mengatakan mereka telah diburu di Tunisia.

Ibrahima Barry (26) berbicara tentang "gelombang kebencian tanpa alasan".

"Di Tunisia, jika saya memberi tahu Anda bahwa mereka biadab, itu bukan kata yang terlalu kuat," katanya kepada AFP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Anggota DPR Ini Dipenjara...
Anggota DPR Ini Dipenjara 8 Bulan karena Mengkritik Presiden
Tuntut Kemerdekaan,...
Tuntut Kemerdekaan, Pemberontak Balochistan Lancarkan Serangan Besar-besaran
Siapa Yoweri Museveni?...
Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Gelar Lari Bersama,...
Gelar Lari Bersama, PPI Tunisia dan Diasporun Gaungkan Hidup Sehat serta Cinta Tanah Air
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Ini Isi Surat Trump...
Ini Isi Surat Trump ke Kongres, Jelaskan Alasan AS Serang Iran Lagi
Rekomendasi
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved