Erdogan: 210 Ribu Bangunan Hancur Akibat Gempa Dahsyat

Sabtu, 04 Maret 2023 - 17:15 WIB
loading...
Erdogan: 210 Ribu Bangunan...
Erdogan: 210 Ribu Bangunan Hancur Akibat Gempa Dahsyat. FOTO/Reuters
A A A
ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, lebih dari 214.000 bangunan telah runtuh atau rusak berat akibat gempa bumi dahsyat bulan lalu di selatan negara itu. Gempa juga menewaskan puluhan ribu jiwa.

"Saat ini, kami telah menentukan 608.000 bagian independen di 214.000 bangunan yang telah runtuh atau rusak parah dan akan dihancurkan," kata Erdogan pada pertemuan di Istanbul dengan pejabat tingkat tinggi, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Baca: Ilmuwan Kompak Akui Kapan Gempa Besar Terjadi, Hanya Tuhan yang Tahu

Hadir dalam pertemuan itu Wakil Presiden Fuat Oktay, parlemen. pembicara Mustafa Sentop, Direktur Komunikasi Fahrettin Altun, dan menteri pemerintah.

“Setelah penilaian kerusakan selesai, jumlah bangunan tempat tinggal baru dan rumah desa yang akan dibangun di kota-kota yang dilanda gempa akan menjadi jelas,” tambah Erdogan saat berbicara pada Pertemuan Perisai Risiko Nasional Türkiye di Kantor Kepresidenan Dolmabahce.

Baca: BMKG Sebut Ada Potensi Gempa Turki Bisa Terjadi di Indonesia

Menurut Erdogan, bangunan baru tidak akan lebih dari tiga atau empat lantai di atas lantai dasar. "Kami bertujuan untuk menghidupkan kembali kota-kota kuno kami dengan pemahaman yang akan menjaga aset sejarah dan budaya kami tetap hidup dan juga memperkuatnya dari bencana," jelasnya.

Lebih dari 45.000 orang tewas di Türkiye dalam gempa berkekuatan 7,7 dan 7,6 pada 6 Februari. Gempa bumi, yang berpusat di provinsi Kahramanmaras, memengaruhi lebih dari 13 juta orang di 11 provinsi, termasuk Hatay, Adana, Gaziantep, Diyarbakir, Adiyaman, Malatya, Kilis, Osmaniye, Elazig, dan Sanliurfa.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Berita Terkini
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved