Inggris, AS dan Kanada Tuduh Rusia Hendak Curi Data Vaksin Covid-19
Kamis, 16 Juli 2020 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan tuduhan itu tidak jelas dan kontradiktif.
Inggris diperkirakan merilis laporan yang telah lama ditunta terkait pengaruh Rusia dalam politik Inggris pekan depan.
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menyatakan pihaknya sangat tidak menerima aksi badan intelijen Rusia yang menargetkan pekerjaan terkait pandemi.
“Saat yang lain memburu kepentingan pribadi mereka dengan perilaku sembrono, Inggris dan aliansinya bekerja keras menemukan vaksin dan melindungi kesehatan global,” papar Raab. (Lihat Infografis: Kapal Perang AS Meledak, Harganya Rp10,9 T dan 57 Orang Terluka)
NCSC menyatakan grup peretas terus menggunakan beragam alat dan teknik, termasuk spear-phishing dan custom malware. (Lihat Video: Heboh! Pedagang Angkringan Cantik di Sragen Bikin Pembeli Gagal Fokus)
Inggris diperkirakan merilis laporan yang telah lama ditunta terkait pengaruh Rusia dalam politik Inggris pekan depan.
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menyatakan pihaknya sangat tidak menerima aksi badan intelijen Rusia yang menargetkan pekerjaan terkait pandemi.
“Saat yang lain memburu kepentingan pribadi mereka dengan perilaku sembrono, Inggris dan aliansinya bekerja keras menemukan vaksin dan melindungi kesehatan global,” papar Raab. (Lihat Infografis: Kapal Perang AS Meledak, Harganya Rp10,9 T dan 57 Orang Terluka)
NCSC menyatakan grup peretas terus menggunakan beragam alat dan teknik, termasuk spear-phishing dan custom malware. (Lihat Video: Heboh! Pedagang Angkringan Cantik di Sragen Bikin Pembeli Gagal Fokus)
(sya)
Lihat Juga :