Israel Berencana Bangun 7.000 Unit Permukiman Baru di Tepi Barat

Minggu, 26 Februari 2023 - 12:17 WIB
loading...
Israel Berencana Bangun...
Warga Palestina melakukan protes terhadap pembangunan ilegal permukiman Yahudi dan tembok pemisah di distrik Qalandiya di Ramallah, Tepi Barat, pada 20 Januari 2023. Foto/Issam Rimawi/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Otoritas Israel mengajukan rencana membangun 7.157 unit permukiman baru di daerah E1 yang akan membagi dua perbatasan Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Media Israel melaporkan hal itu pada Kamis (23/2/2023).

Ini adalah bagian dari janji aneksasi yang dibuat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu kepada mitra sayap kanannya dalam koalisi pemerintah.

Menurut The Times of Israel, Subkomite Perencanaan Tinggi Administrasi Sipil bersidang untuk pertama kalinya pada Rabu dan Kamis sejak pembentukan pemerintahan baru, memajukan rencana untuk 7.157 unit permukiman baru.

Baca juga: Rusia Sangkal Gelar Perundingan Rahasia dengan Ukraina di Jenewa

Rencana tersebut termasuk 5.257 rumah di 35 permukiman yang telah diselesaikan melalui tahap perencanaan "deposit" sebelumnya, bersama dengan 1.900 rumah yang menerima persetujuan akhir untuk konstruksi.

Angka yang disetujui melalui dua tahap tersebut pekan ini, menurut The Times of Israel, melampaui jumlah unit permukiman yang maju pada tahun 2022 (4.427 unit) dan 2021 (3.645 unit).

Pada Kamis, pengawas permukiman Peace Now menuduh pemerintah Israel, "Menghancurkan setiap peluang untuk solusi politik dan perdamaian."

Peace Now menggambarkan tindakan ini sebagai bagian dari rencana aneksasi Tepi Barat Palestina yang diduduki, menekankan ini merupakan "apartheid."

"Pemerintah aneksasi ini tampaknya terus bertindak sesuai rencana sistematis yang menyeret kita ke dalam realitas apartheid," kritik Peace Now.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved