Arab Saudi Akan Bangun Gedung Pencakar Langit 400 Meter di Riyadh

Minggu, 19 Februari 2023 - 15:45 WIB
loading...
Arab Saudi Akan Bangun...
Arab Saudi Akan Bangun Gedung Pencakar Langit 400 Meter di Riyadh. FOTO/Hoteliermiddleeast
A A A
RIYADH - Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan rencana untuk membangun gedung pencakar langit berbentuk kubus setinggi 400 meter. Gedung itu akan diberi nama Mukaab. Proyek ini adalah bagian dari rencana pengembangan pusat kota Murabba di Riyadh.

Seperti dilaporkan Dezeen, Mukaab akan dibangun di barat laut pusat kota Riyadh. Pembangunan seluas 19 kilometer persegi sedang direncanakan sebagai pusat kota baru untuk ibu kota Saudi.



Digambarkan sebagai "wajah baru Riyadh", gedung itu akan dibangun di sekitar struktur Mukaab, yang akan menjadi "salah satu bangunan terbesar di dunia".

Strukturnya akan setinggi 400 meter, membuatnya resmi menjadi gedung pencakar langit super tinggi, dan panjang 400 meter di setiap sisinya. Ini akan menjadi gedung tertinggi di kota.

Bangunan berbentuk kubus itu akan ditutup dengan fasad yang terbuat dari bentuk segitiga yang tumpang tindih yang diinformasikan oleh gaya arsitektur Najdi modern. Bangunan ini akan berisi dua juta meter persegi pertokoan, atraksi budaya dan wisata dan memiliki ruang atrium yang akan berisi menara spiral.

Gedung pencakar langit Mukaab merupakan bagian dari distrik Murabba yang lebih luas, yang diumumkan oleh putra mahkota Saudi Mohammad bin Salman (MBS), ketua Perusahaan Pengembangan Murabba Baru yang baru dibentuk.



Proyek ini akan terletak di persimpangan jalan Raja Salman dan Raja Khalid ke Barat Laut Riyadh, seluas 19 kilometer persegi, untuk menampung ratusan ribu penduduk. Proyek ini akan menawarkan lebih dari 25 juta meter persegi luas lantai.

Proyek ini juga menampilkan lebih dari 104.000 unit hunian, 9.000 kamar hotel, dan lebih dari 980.000 meter persegi ruang ritel, serta 1,4 juta meter persegi ruang kantor, 620.000 meter persegi aset rekreasi, dan 1,8 juta m2 ruang yang didedikasikan untuk fasilitas komunitas.

Menurut pemerintah Arab Saudi, proyek ini akan selesai pada tahun 2030. Ini adalah salah satu dari beberapa mega proyek yang saat ini sedang dikembangkan di Arab Saudi, yang didanai oleh Dana Investasi Publik sebagai bagian dari rencana Saudi Vision 2030 untuk mendiversifikasi ekonomi negara.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Tradisi Lebaran Terunik...
5 Tradisi Lebaran Terunik di Dunia, Ada Adu Pecah Telur Rebus di Afghanistan
Trump akan Berkunjung...
Trump akan Berkunjung ke Arab Saudi pada Pertengahan Mei
11 Negara Merayakan...
11 Negara Merayakan Idulfitri pada Minggu, 15 Negara Putuskan Senin
Arab Saudi dan Negara-negara...
Arab Saudi dan Negara-negara Teluk Rayakan Idulfitri Hari Ini
5 Teknologi Canggih...
5 Teknologi Canggih di Masjidilharam, dari Sistem Pendingin hingga Keamanan
Berapa Pendapatan Arab...
Berapa Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji? Ternyata Tembus Rp248,2 Triliun Per Tahun
Perayaan Idulfitri di...
Perayaan Idulfitri di Berbagai Negara dan Budaya di Seluruh Dunia
Kebakaran Pipa Gas Petronas,...
Kebakaran Pipa Gas Petronas, 63 Orang Dilarikan ke RS
Luncurkan Kapal Selam...
Luncurkan Kapal Selam Pembawa Rudal Zircon, Putin: AL Rusia yang Terkuat!
Rekomendasi
1,9 Juta Kendaraan Tinggalkan...
1,9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Sampai Hari Pertama Lebaran
Hari Kedua Lebaran,...
Hari Kedua Lebaran, 36.113 Wisatawan Berlibur ke Silang Monas
Ruben Onsu Ungkap Hidayah...
Ruben Onsu Ungkap Hidayah yang Didapat Sehari sebelum Mualaf
Berita Terkini
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hapus Pangkalan AS di Timur Tengah dari Peta
5 jam yang lalu
Netanyahu Batal Tunjuk...
Netanyahu Batal Tunjuk Eli Sharafit Jadi Bos Baru Shin Bet karena Kritik Trump
8 jam yang lalu
Warga Gaza Gelar Salat...
Warga Gaza Gelar Salat Idulfitri di Atas Reruntuhan Masjid di Tengah Serangan Israel
9 jam yang lalu
China Gelar Latihan...
China Gelar Latihan Militer Dekat Taiwan, AS Kirim Jet Tempur F-16 Block 70 Viper
10 jam yang lalu
Jepang Prediksi Gempa...
Jepang Prediksi Gempa Bumi Besar yang bisa Tewaskan 300.000 Orang
11 jam yang lalu
Lebih dari 2.000 Orang...
Lebih dari 2.000 Orang Tewas akibat Gempa Myanmar, 700 Muslim Meninggal di Masjid
12 jam yang lalu
Infografis
Mistral Saba Kecerdasan...
Mistral Saba Kecerdasan Buatan Berbahasa Arab Beredar di Timteng
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved