China Bersumpah Balas Dendam pada AS soal Balon Mata-mata

Kamis, 16 Februari 2023 - 09:37 WIB
loading...
A A A
Ditanya tentang tuduhan bahwa propagandis China telah mencoba mengalihkan perhatian dari pertanyaan tentang perangkat pengintaian dengan membesar-besarkan penggelinciran kereta Ohio baru-baru ini dan mempromosikan klaim bahwa pasukan AS meledakkan pipa Nord Stream Rusia, Wang mengatakan bahwa Washington adalah pihak yang mencoba mengalihkan perhatian orang.

Wang mengatakan, media-media Barat, yang sebelumnya berspekulasi bahwa Rusia menyabotase saluran pipanya sendiri, bungkam setelah jurnalis AS Seymour Hersh melaporkan pekan lalu bahwa pemerintahan Biden berada di balik pengeboman pipa Nord Stream.

Dia menambahkan bahwa banyak orang Amerika yang mempertanyakan mengapa pemerintah dan media AS mengabaikan penggelinciran kereta sambil terus membesar-besarkan insiden balon. "Orang-orang mempertanyakan, apa yang mereka coba sembunyikan?" kata Wang.

Penggelinciran terjadi pada 3 Februari, satu hari sebelum balon China ditembak jatuh. Kereta itu mengangkut bahan kimia berbahaya, termasuk vinil klorida, yang bocor ke saluran air terdekat, mencapai Sungai Ohio dan membunuh satwa liar.

Para pejabat memutuskan untuk melakukan "pembakaran terkontrol" terhadap bahan kimia, yang menyulut menjadi awan hitam besar racun yang mengepul di area tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved