Anggota Parlemen Jerman Khawatirkan Pasokan Senjata ke Ukraina Picu Perang Nuklir

Rabu, 15 Februari 2023 - 15:25 WIB
loading...
Anggota Parlemen Jerman...
Anggota Parlemen Jerman Khawatirkan Pasokan Senjata ke Ukraina Picu Perang Nuklir. FOTO/Reuters
A A A
BERLIN - Seorang anggota parlemen Jerman yang mewakili Partai Kiri di parlemen Jerman, Sevim Dagdelen, memperingatkan bahwa pasokan senjata ke Ukraina meningkatkan risiko perang nuklir .

“De facto, dengan dukungan militer, intelijen, dan ekonomi yang komprehensif untuk Ukraina, NATO sudah menjadi pihak yang berkonflik. Ukraina diperlakukan sebagai anggota de facto NATO,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Global Times China, Rabu (15/2/2023).

Baca: Kena Prank, Eks Bos Pentagon: Orang Ukraina Pemberani Lakukan Pekerjaan Kotor

“Kami terlibat dalam permainan berbahaya dari satu keunggulan pada pasokan senjata, di mana, setelah keputusan untuk memasok tank tempur, orang sudah menyerukan pengiriman jet tempur, kapal perang dan rudal balistik atau bahkan senjata nuklir,” lanjut Dagdelen.

“Untuk menghentikan perang berkembang menjadi Perang Dunia III dan Armageddon nuklir, kita harus melepaskan diri dari logika eskalasi militer dan menemukan rute diplomatik keluar dari konflik tersebut," tambahnya.

Menurutnya, memperpanjang konflik pilihan yang tidak masuk akal. "Efek perang di Ukraina dan perang ekonomi Barat melawan Rusia sangat dramatis. Hal ini terutama berlaku untuk negara-negara Global South, yang sangat menderita akibat meroketnya harga pangan dan energi. Di Eropa dan terutama di Jerman, perang ekonomi yang tidak masuk akal sama saja dengan amputasi diri ekonomi", - katanya.

Baca: Jerman Bakal Produksi Lagi Amunisi Tank Anti-Pesawat Gepard untuk Ukraina

Dagdalen mengkritik pasokan tank ke Ukraina sebelumnya. Menurutnya, Kanselir Jerman Olaf Scholz harus datang dengan inisiatif diplomatik tentang gencatan senjata dan negosiasi yang berorientasi pada perdamaian.

Pada tanggal 25 Januari, pemerintah Jerman mengkonfirmasi akan mengirimkan 14 tank Leopard 2 ke Ukraina dan akan mengeluarkan izin bagi negara lain untuk mengekspor kembali kendaraan ini. Menurut Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius, tank Leopard 2 akan dikirim ke Ukraina pada akhir Maret.

Negara-negara lain, khususnya Inggris, Norwegia, Polandia, Slovakia, dan Prancis, juga telah mengumumkan niat mereka untuk menyediakan tank buatan Barat kepada Kiev. Kiev mengharapkan untuk menerima hingga 140 tank dari 12 negara pada gelombang pertama.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Berita Terkini
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved