Korban Tewas Gempa Dahsyat Turki-Suriah Tembus 33.000 Jiwa

Senin, 13 Februari 2023 - 07:11 WIB
loading...
A A A
“Kami belum pernah melihat penderitaan dan kehancuran sebesar ini dalam lebih dari satu dekade,” kata Johan Mooij, direktur tanggap World Vision Syria, dalam sebuah pernyataan.

“Dampaknya sangat besar...dibutuhkan satu generasi bagi para penyintas untuk pulih," ujarnya, seperti dikutip Washington Post.

Di tengah kehancuran, kemarahan terus meningkat atas jurang bantuan antara Turki, di mana berton-ton bantuan mengalir masuk, dan Suriah barat laut yang dikuasai pemberontak, di mana tanggapannya lamban dan orang-orang—banyak yang sudah telantar akibat perang saudara yang brutal—telah kebanyakan dibiarkan mengelola krisis sendirian.

Presiden Suriah Bashar al-Assad telah membatasi akses ke barat laut, yang berada di bawah kendali kelompok oposisi bersenjata. Dengan dukungan sekutu seperti Rusia dan China di Dewan Keamanan PBB, dia secara berkala memblokir pengiriman bantuan kemanusiaan ke sana di masa lalu.

Sebagian besar pejabat PBB tetap diam tentang intrik politik yang telah menghalangi pemberian bantuan kemanusiaan, sikap diam yang dituduhkan para kritikus dimaksudkan untuk memungkinkan mereka mempertahankan akses ke Damaskus.

Mereka menyebut jalan rusak dan masalah keamanan sebagai faktor yang mempersulit pengiriman bantuan ke barat laut Suriah.

Namun dalam kunjungan hari Minggu ke Bab al-Hawa, satu-satunya koridor bantuan terbuka di perbatasan Turki-Suriah, Martin Griffiths, koordinator bantuan darurat PBB, mengakui kesalahan.

“Sejauh ini kami telah mengecewakan orang-orang di Suriah barat laut,” kata Griffiths dalam sebuah tweet.

“Mereka benar merasa ditinggalkan. Mencari bantuan internasional yang belum sampai. Tugas saya dan kewajiban kita adalah memperbaiki kegagalan ini secepat mungkin. Itulah fokus saya sekarang.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Korban Tewas Kebakaran...
Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 24 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved