Eks Jenderal AS: Ukraina Dapat Menang Cepat Jika Dipasok Jet Tempur Barat
Minggu, 12 Februari 2023 - 04:05 WIB
loading...
Mantan komandan Angkatan Darat Amerika Serikat di Eropa, Jenderal (Purn) Ben Hodges, sebut Ukraina dapat meraih kemenangan cepat jika Barat segera memberikan bantuan jet tempur. Foto/REUTERS
A
A
A
BERLIN - Mantan komandan Angkatan Darat Amerika Serikat di Eropa, Jenderal (Purn) Ben Hodges, mengatakan Ukraina dapat meraih kemenangan cepat jika Barat segera memberikan bantuan jet tempur.
Dia meramalkan kekalahan Rusia bisa memakan waktu tiga hingga lima tahun, mengingat tingkat dukungan Barat saat ini.
"Semakin cepat kami memberi mereka [Ukraina] kemampuan untuk mencapai hasil yang menentukan, semakin cepat [perang] bisa berakhir," katanya, dengan alasan bahwa Ukraina dapat mengusir pasukan Rusia dari wilayahnya pada akhir tahun jika diberi dukungan tambahan.
Hodges mengatakan kepada DW, Sabtu (11/2/2023), bahwa kekhawatiran tentang pelatihan dan masalah kompatibilitas landasan pacu di Ukraina tidak membuatnya "tidak layak" untuk memberikan kemampuan kepada Kiev untuk menggunakan pesawat tersebut.
Dia memuji Inggris karena memimpin dalam memberikan beberapa bentuk dukungan militer kepada Kiev.
Hodges mengatakan dia percaya bahwa satu-satunya "garis merah" untuk keterlibatan Washington di Ukraina adalah "sepatu bot di lapangan".
Dia meramalkan kekalahan Rusia bisa memakan waktu tiga hingga lima tahun, mengingat tingkat dukungan Barat saat ini.
"Semakin cepat kami memberi mereka [Ukraina] kemampuan untuk mencapai hasil yang menentukan, semakin cepat [perang] bisa berakhir," katanya, dengan alasan bahwa Ukraina dapat mengusir pasukan Rusia dari wilayahnya pada akhir tahun jika diberi dukungan tambahan.
Hodges mengatakan kepada DW, Sabtu (11/2/2023), bahwa kekhawatiran tentang pelatihan dan masalah kompatibilitas landasan pacu di Ukraina tidak membuatnya "tidak layak" untuk memberikan kemampuan kepada Kiev untuk menggunakan pesawat tersebut.
Dia memuji Inggris karena memimpin dalam memberikan beberapa bentuk dukungan militer kepada Kiev.
Hodges mengatakan dia percaya bahwa satu-satunya "garis merah" untuk keterlibatan Washington di Ukraina adalah "sepatu bot di lapangan".
Lihat Juga :