Lima Minggu Berturut-turut, Warga Israel Berdemo Menentang Rencana Netanyahu
Minggu, 05 Februari 2023 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
Kritikus mengatakan demokrasi Israel akan dirusak jika pemerintah berhasil mendorong rencana itu, yang akan memperketat kontrol politik atas penunjukan yudisial dan membatasi kekuasaan Mahkamah Agung untuk membatalkan keputusan pemerintah atau undang-undang Knesset.
“Mereka ingin merobek sistem peradilan Israel, mereka ingin merobek demokrasi Israel, dan kami di sini setiap minggu dalam segala cuaca … untuk melawannya dan memperjuangkan demokrasi Israel,” kata Hadar Segal (35) kepada Reuters di Tel Aviv.
Selain perubahan yudisial, pemerintahnya telah mengumumkan niatnya untuk memperluas permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki, serta reformasi sosial yang mengkhawatirkan komunitas LGBTQ.
Dania Shwartz (44) dari kota Ramat Gan, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pengunjuk rasa "merebut kembali" bendera Israel.
Dia menyatakan keprihatinan bahwa, sebagai anggota komunitas LGBTQ, pemerintahan baru ini akan mencoba mengesahkan undang-undang yang akan memengaruhi anak-anaknya.
Baca: PBB Mendesak Diakhirinya Eskalasi Tak Masuk Akal Israel-Palestina
“Mereka ingin merobek sistem peradilan Israel, mereka ingin merobek demokrasi Israel, dan kami di sini setiap minggu dalam segala cuaca … untuk melawannya dan memperjuangkan demokrasi Israel,” kata Hadar Segal (35) kepada Reuters di Tel Aviv.
Selain perubahan yudisial, pemerintahnya telah mengumumkan niatnya untuk memperluas permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki, serta reformasi sosial yang mengkhawatirkan komunitas LGBTQ.
Dania Shwartz (44) dari kota Ramat Gan, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pengunjuk rasa "merebut kembali" bendera Israel.
Dia menyatakan keprihatinan bahwa, sebagai anggota komunitas LGBTQ, pemerintahan baru ini akan mencoba mengesahkan undang-undang yang akan memengaruhi anak-anaknya.
Baca: PBB Mendesak Diakhirinya Eskalasi Tak Masuk Akal Israel-Palestina
Lihat Juga :