Balon China Diprediksi Tinggalkan Pantai Timur AS pada Sabtu

Minggu, 05 Februari 2023 - 02:01 WIB
loading...
Balon China Diprediksi...
Balon udara China terlihat di wilayah udara AS. Foto/Chase Doak
A A A
WASHINGTON - Balon China yang terdeteksi di atas Amerika Serikat (AS) mungkin akan meninggalkan Pantai Timur pada Sabtu (4/2/2023).

Media AS melaporkan, menurut model cuaca dari National Oceanic and Atmospheric Administration, balon ketinggian tinggi dapat keluar dari Pantai Timur Amerika Serikat "paling cepat pada Sabtu pagi".

Sementara itu, dua pejabat pertahanan AS yang tidak disebutkan namanya mengkonfirmasi perkiraan ini kepada media.

Dia menambahkan balon tersebut diperkirakan mencapai Pantai Timur dan bergerak ke laut di tenggara.

Pada Kamis, Pentagon mengumumkan deteksi balon pengintai yang diduga berasal dari China di atas negara bagian Montana, AS.

Baca juga: Balon China Ternyata Berbuntut Panjang, Menlu AS Ngambek dengan Cara Ini

Beijing mengklaim balon itu adalah pesawat sipil yang terlibat dalam penelitian ilmiah.

Kementerian Luar Negeri China mengkonfirmasi balon tersebut adalah milik China, namun, itu bukan balon mata-mata, seperti yang diklaim oleh AS, tapi pesawat sipil yang terlibat dalam penelitian ilmiah.

Pesawat itu terbang dari jalur yang direncanakan karena force majeur, menurut Kementerian Luar Negeri China.

Beijing mengungkapkan penyesalan atas masuknya balon itu secara tidak sengaja ke wilayah udara AS.

Pada Jumat, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan Menteri Luar Negeri Antony Blinken tidak akan berangkat ke Beijing di kemudian hari seperti yang direncanakan semula karena insiden balon itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Berita Terkini
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved