AS Sangkal Bos CIA Tawari Putin Seperlima Wilayah Ukraina untuk Akhiri Perang

Jum'at, 03 Februari 2023 - 07:40 WIB
loading...
A A A
Seorang pejabat CIA mengatakan kepada Newsweek bahwa klaim dalam laporan NZZ bahwa Burns melakukan perjalanan rahasia ke Moskow pada bulan Januari dan bahwa ada proposal perdamaian yang diajukan oleh direktur atas nama Gedung Putih adalah "sepenuhnya salah".

Bulan lalu, Burns melakukan perjalanan secara rahasia untuk bertemu dan memberi pengarahan singkat kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kiev. Perjalanan rahasia Burns itu dilaporkan surat kabar Washington Post.

Wakil Tetap Pertama Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy mengatakan kepada Newsweek bahwa laporan itu "menarik", tetapi dia tidak bisa mengomentari spekulasi.

Kiev dan Moskow dilaporkan menolak proposal tersebut. "Ukraina menutup proposal karena mereka tidak mau wilayah mereka dibagi, sementara pejabat Rusia mengatakan mereka bagaimanapun juga akan memenangkan perang dalam jangka panjang," tulis NZZ dalam laporannya.

Politisi Jerman yang jadi sumber laporan NZZ mengatakan Biden ingin menghindari perang berkepanjangan di Ukraina dan menawarkan wilayah Ukraina sebagai bagian dari rencana perdamaian.

Ketika Ukraina dan Rusia menolak proposal tersebut, lanjut laporan NZZ, pemerintahan Biden berjanji untuk memberi Kiev tank Abrams.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Perang di Mana-Mana,...
Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah
Rekomendasi
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved