Turki Tuduh Barat Kobarkan Perang Psikologis

Jum'at, 03 Februari 2023 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Akhir pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Turki mengeluarkan peringatan perjalanan untuk negara-negara Eropa karena demonstrasi anti-Turki dan apa yang disebutnya sebagai Islamofobia. Peringatan tersebut menyusul demonstrasi seminggu sebelumnya di luar Kedutaan Besar Turki di Swedia, di mana seorang aktivis anti-Islam membakar Alquran dan kelompok pro-Kurdi memprotes Turki.

Baca: Turki Tunda Tanpa Batas Waktu Pertemuan soal NATO dengan Swedia-Finlandia

Dalam perkembangan terkait, Kementerian Luar Negeri Turki memanggil duta besar Norwegia untuk meminta agar protes yang direncanakan pada hari Jumat di negara Skandinavia itu dicegah karena akan ada "serangan" terhadap Alquran selama acara tersebut, Anadolu Agency milik pemerintah Turkiye dilaporkan Kamis.

Soylu mengatakan, Turki telah melakukan sebanyak 60 operasi terhadap kelompok Daesh (ISIS) sepanjang tahun ini dan menahan 95 orang. “Tahun lalu, hampir 2.000 tersangka Daesh ditahan dalam lebih dari 1.000 operasi terhadap kelompok tersebut,” katanya.

Awal pekan ini, Kementerian Dalam Negeri mengatakan pihak berwenang Turki telah menahan sejumlah tersangka menyusul peringatan dari "negara sahabat", tetapi belum menemukan senjata, amunisi, atau tanda-tanda tindakan kekerasan yang direncanakan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Berita Terkini
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved