Cari Pasien Covid-19, Filipina Terjunkan Polisi

Selasa, 14 Juli 2020 - 22:50 WIB
loading...
Cari Pasien Covid-19,...
Filipina menerjukan polisi untuk mencari pasien Covid-19 dari rumah ke rumah. Foto/Reuters
A A A
MANILA - Otoritas dan polisi Filipina akan mencari pasien Covid-19 dari rumah ke rumah guna mencegah penularan yang lebih luas. Itu dilakukan di tengah meningkatnya angka kematian dan infeksi serta beberapa daerah yang kembali dilakukan penguncian wilayah (lockdown) yang lebih ketat.

Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano mendesak masyarakat untuk melaporkan kasus-kasus di lingkungan mereka, memperingatkan bahwa siapa pun yang terinfeksi yang menolak bekerja sama menghadapi hukuman penjara.

Pendekatan ini datang selama seminggu di mana Filipina mencatat lompatan harian terbesar di Asia Tenggara dalam kematian akibat virus Corona dan melihat pasien rumah sakit tumbuh tajam, setelah tiga kali lipat infeksi sejak penguncian yang sulit dilonggarkan pada 1 Juni lalu untuk memungkinkan lebih banyak pergerakan dan perdagangan.

"Kami tidak ingin pasien positif tinggal di rumah di karantina (sendiri) terutama jika rumah mereka tidak memiliki kapasitas," kata Ano dalam konferensi pers.

"Jadi yang akan kami lakukan adalah pergi dari rumah ke rumah dan kami akan membawa pasien positif ke fasilitas isolasi Covid-19 kami," imbuhnya seperti disitir dari Reuters, Selasa (14/7/2020).

Strategi ini adalah penyimpangan dari anjuran sebelumnya untuk kasus-kasus positif dengan gejala-gejala ringan untuk mengisolasi diri.

Membenarkan pencarian, Ano mengutip undang-undang 2019 tentang pelaporan penyakit dan pengawasan. Wakil Menteri Dalam Negeri Jonathan Malaya mengatakan, melacak kasus positif diperlukan karena beberapa telah melarikan diri.

Rencana itu kemungkinan akan membuat kelompok-kelompok hak asasi manusia berjuang melawan apa yang mereka katakan adalah impunitas bagi polisi yang kejam yang secara sistematis menargetkan masyarakat miskin dalam perang berdarah terhadap narkoba, seperti dicatat dalam laporan PBB baru-baru ini. Namun kepolisian Filipina telah menolak tuduhan itu.

Polisi dituduh melakukan tugas berat selama pandemi, termasuk penangkapan karena pelanggaran kecil dan laporan oleh aktivis anak-anak yang terbunuh saat melanggar jam malam.

"Bagaimana pemerintah akan memastikan bahwa hak-hak orang Filipina dihormati dan dilindungi dengan pendekatan baru ini?" kata Phil Robertson, wakil direktur Human Rights Watch Asia.

"Mengingat para penegak hukum Filipina mempunyai beberapa respon Covid yang paling penuh dengan perubahan di dunia dalam hal hak asasi manusia, ini tentu saja menimbulkan ketakutan," imbuhnya.

Polisi tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Untuk diketahui ada 57.545 kasus infeksi virus Corona di Filipina, di mana 1.603 adalah kematian.(Baca: Kasus Virus Corona Tembus 13 Juta Orang di Penjuru Dunia )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
10.000 Lebih Jenazah...
10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Rekomendasi
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Berita Terkini
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved