AS Tuding Rusia Langgar Perjanjian Kontrol Senjata Nuklir
Rabu, 01 Februari 2023 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
Sesi Komisi Konsultatif Bilateral tentang perjanjian itu dijadwalkan bertemu di Mesir pada akhir November lalu tetapi tiba-tiba dibatalkan. AS menyalahkan Rusia atas penundaan ini, dengan juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan keputusan itu dibuat "secara sepihak" oleh Rusia.
Perjanjian itu membatasi jumlah senjata nuklir jarak antarbenua yang dapat dimiliki oleh AS dan Rusia. Perjanjian itu terakhir diperpanjang pada awal 2021 selama lima tahun, yang berarti kedua belah pihak harus segera mulai menegosiasikan perjanjian kontrol senjata lainnya.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan Rusia dapat kembali ke kepatuhan penuh, jika mereka mengizinkan kegiatan inspeksi di wilayahnya, seperti yang dilakukan selama bertahun-tahun di bawah Perjanjian New START dan juga menjadwalkan sesi komisi.
Baca: Gedung Putih: Tak Ada Indikasi Putin Bersiap Gunakan Senjata Nuklir
Pada hari Senin, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan unsur terakhir yang tersisa dari perjanjian kontrol senjata nuklir bilateral dengan Amerika Serikat dapat berakhir dalam tiga tahun tanpa penggantian.
Perjanjian itu membatasi jumlah senjata nuklir jarak antarbenua yang dapat dimiliki oleh AS dan Rusia. Perjanjian itu terakhir diperpanjang pada awal 2021 selama lima tahun, yang berarti kedua belah pihak harus segera mulai menegosiasikan perjanjian kontrol senjata lainnya.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan Rusia dapat kembali ke kepatuhan penuh, jika mereka mengizinkan kegiatan inspeksi di wilayahnya, seperti yang dilakukan selama bertahun-tahun di bawah Perjanjian New START dan juga menjadwalkan sesi komisi.
Baca: Gedung Putih: Tak Ada Indikasi Putin Bersiap Gunakan Senjata Nuklir
Pada hari Senin, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan unsur terakhir yang tersisa dari perjanjian kontrol senjata nuklir bilateral dengan Amerika Serikat dapat berakhir dalam tiga tahun tanpa penggantian.
Lihat Juga :