Arab Saudi Kutuk Keras Aksi Pembakaran Al-Quran di Denmark

Minggu, 29 Januari 2023 - 16:05 WIB
loading...
Arab Saudi Kutuk Keras...
Arab Saudi mengutuk keras aksi pembakaran Al-Quran di Denmark. FOTO/Fredrik Sanberg-TT
A A A
RIYADH - Arab Saudi mengutuk keras pembakaran salinan Al-Quran oleh ekstremis di ibu kota Denmark , Kopenhagen. Riyadh menilai aksi itu sebagai langkah provokatif baru terhadap sentimen jutaan Muslim di seluruh dunia.

“Menegaskan kembali posisi Kerajaan, yang menolak keras semua tindakan terang-terangan yang sayangnya telah diulangi di beberapa ibu kota Eropa baru-baru ini, dengan dalih kebebasan berekspresi, tanpa reaksi yang jelas untuk menghentikan praktik-praktik ini,”sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, seperti dikutip dari Arab News, Sabtu (28/1/2023).

Baca: Al-Qur'an Kembali Dibakar, MUI Minta OKI Bersuara Keras di Forum PBB

“Kerajaan meminta semua pemerintah Eropa di mana pelanggaran ekstremis ini terjadi, untuk segera menangani semua praktik yang berkontribusi memicu kebencian dan konflik antar pemeluk agama,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebelumnya, Rasmus Paludan, seorang aktivis sayap kanan yang berkewarganegaraan Denmark dan Swedia, telah membuat marah dunia Muslim dengan melakukan protes pembakaran Al-Quran di Swedia pada 21 Januari.

Pada Jumat (27/1/2023), Paludan juga meniru aksi tersebut di depan sebuah masjid Kedutaan Besar Turki di Kopenhagen dan berjanji untuk melanjutkan setiap hari Jumat sampai Swedia diterima menjadi anggota NATO.

Baca: Bungkam Al-Quran Dibakar, Rusia Sebut Swedia Pengecut

Beberapa organisasi regional dan internasional, termasuk Organisasi Kerjasama Islam, Liga Dunia Muslim, Parlemen Arab dan Dewan Kerjasama Teluk, juga mengeluarkan pernyataan mengecam keras insiden tersebut, bersama dengan Pakistan, Yordania, Turki dan Oman.

Selain mengecam aksi pembakaran Al-Quran, Arab Saudi juga memperingatkan tentang situasi antara Palestina dan Israel yang semakin meningkat setelah serangan terhadap sebuah sinagoga di Yerusalem.

"Kerajaan mengutuk penargetan warga sipil, menekankan perlunya menghentikan eskalasi, menghidupkan kembali proses perdamaian dan mengakhiri pendudukan," kata Kementerian Luar Negeri Kerajaan Saudi.

Baca: Al Qur'an Kembali Dibakar, Ketum PBNU Gus Yahya: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia

Para pemimpin dunia juga mengecam kekerasan yang meningkat dan menyerukan ketenangan setelah serangkaian insiden mematikan di Tepi Barat dan Yerusalem.

Serangan Israel di kamp pengungsi Jenin pada hari Kamis menewaskan sembilan warga Palestina. Ini diikuti oleh penembakan mematikan di luar sinagoga Yerusalem pada hari Jumat dan serangan senjata oleh seorang bocah Palestina berusia 13 tahun yang melukai dua orang di kota itu pada hari Sabtu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved