PBB: Pertanian Opium Myanmar Berkembang Pesat Setelah Kudeta
Minggu, 29 Januari 2023 - 04:30 WIB
loading...
PBB: Pertanian Opium Myanmar Berkembang Pesat Setelah Kudeta. FOTO/Reuters
A
A
A
YANGOON - Produksi opium di Myanmar meningkat secara dramatis setelah kudeta militer 2021, kata kantor obat-obatan PBB , Kamis (26/1/2023). Gejolak politik dan ekonomi mendorong para petani untuk membudidayakan tanaman tersebut.
Perekonomian negara telah lumpuh menyusul perebutan kekuasaan militer pada Februari 2021 dan pertempuran berikutnya antara junta dan pemberontak anti-kudeta.
Baca: Budidaya Opium Melonjak Sejak Taliban Ambil Alih Afghanistan
Luas lahan yang digunakan untuk penanaman opium diperluas sepertiga menjadi lebih dari 40.000 ha pada 2021-22 - musim tanam penuh pertama sejak kudeta - menurut laporan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC).
Potensi produksi juga melonjak hampir 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi 790 ton. Hasilnya menunjukkan bahwa ada "ekspansi signifikan" ekonomi opium Myanmar, sebut laporan UNODC.
Perekonomian negara telah lumpuh menyusul perebutan kekuasaan militer pada Februari 2021 dan pertempuran berikutnya antara junta dan pemberontak anti-kudeta.
Baca: Budidaya Opium Melonjak Sejak Taliban Ambil Alih Afghanistan
Luas lahan yang digunakan untuk penanaman opium diperluas sepertiga menjadi lebih dari 40.000 ha pada 2021-22 - musim tanam penuh pertama sejak kudeta - menurut laporan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC).
Potensi produksi juga melonjak hampir 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi 790 ton. Hasilnya menunjukkan bahwa ada "ekspansi signifikan" ekonomi opium Myanmar, sebut laporan UNODC.
Lihat Juga :