Kualitas Udara Tidak Sehat, Warga Bangkok Diimbau Tetap di Dalam Rumah
Jum'at, 27 Januari 2023 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
PM2.5 adalah salah satu bentuk polusi udara paling mematikan – partikel kecil dengan diameter kurang dari 2,5 mikrometer atau sekitar 3 persen diameter rambut manusia.
Baca: Cegah Polusi di Jakarta Kian Tinggi, Pemprov DKI Susun Strategi Atasi Pencemaran Udara
Ini berarti mereka dapat menembus jauh ke dalam paru-paru, di mana mereka bertahan dalam waktu lama atau masuk ke aliran darah tanpa filter. Paparan jangka panjang terhadap partikel-partikel ini dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular dan pernapasan, serta kanker.
Penasihat Lingkungan Gubernur Bangkok, Pornprom Vikitsreth mengatakan, tahun ini BMA telah mengintegrasikan strategi yang lebih proaktif untuk mengatasi masalah polusi udara. “Komuter didorong untuk lebih sering menggunakan angkutan umum, terutama ketika tingkat PM2.5 berbahaya,” tambahnya.
“Kami memiliki jaringan dengan sektor swasta dan kami telah meminta mereka untuk bergabung dalam kampanye bekerja dari rumah. Sejauh ini, 11 perusahaan telah berpartisipasi,” lanjut Pornprom.
Baca: Cegah Polusi di Jakarta Kian Tinggi, Pemprov DKI Susun Strategi Atasi Pencemaran Udara
Ini berarti mereka dapat menembus jauh ke dalam paru-paru, di mana mereka bertahan dalam waktu lama atau masuk ke aliran darah tanpa filter. Paparan jangka panjang terhadap partikel-partikel ini dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular dan pernapasan, serta kanker.
Penasihat Lingkungan Gubernur Bangkok, Pornprom Vikitsreth mengatakan, tahun ini BMA telah mengintegrasikan strategi yang lebih proaktif untuk mengatasi masalah polusi udara. “Komuter didorong untuk lebih sering menggunakan angkutan umum, terutama ketika tingkat PM2.5 berbahaya,” tambahnya.
“Kami memiliki jaringan dengan sektor swasta dan kami telah meminta mereka untuk bergabung dalam kampanye bekerja dari rumah. Sejauh ini, 11 perusahaan telah berpartisipasi,” lanjut Pornprom.
Lihat Juga :