Tersangka Pengirim Bom Surat ke Kedutaan Ukraina Tertangkap

Kamis, 26 Januari 2023 - 04:33 WIB
loading...
Tersangka Pengirim Bom...
Tersangka pengirim bom surat ke Kedutaan Ukraina tertangkap. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
MADRID - Polisi Spanyol telah menangkap seorang pria yang diduga berada di balik teror bom surat yang baru-baru ini yang menargetkan kedutaan Ukraina dan perdana menteri negara itu. Hal itu diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri Spanyol.

Seorang warga negara Spanyol berusia 74 tahun ditangkap di Miranda de Ebro di Spanyol utara. Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan polisi sedang menggeledah rumah pria itu seperti dilansir dari France 24, Kamis (26/1/2023).

Tidak ada korban tewas akibat teror enam bom surat yang dikirim pada akhir November dan awal Desember lalu ke berbagai lokasi di Spanyol. Namun, seorang pegawai kedutaan Ukraina terluka ringan saat membuka salah satu paket.

Baca: BREAKING NEWS: Ledakan Hantam Kedutaan Ukraina di Madrid

Di antara situs yang ditargetkan adalah kediaman resmi Perdana Menteri Pedro Sanchez, kementerian pertahanan Spanyol dan pangkalan udara dekat Madrid dari mana senjata yang disumbangkan oleh Spanyol dikirim ke Ukraina.

Pasca kejadian itu, Kiev telah meningkatkan keamanan kedutaannya di luar negeri.

Penangkapan itu terjadi setelah New York Times melaporkan pada hari Minggu bahwa perwira intelijen militer Rusia telah mengarahkan rekan-rekan dari kelompok militan supremasi kulit putih yang berbasis di Rusia untuk melakukan kampanye di Spanyol.

Baca: Lima Bom Surat Dikirim ke Sejumlah Target di Spanyol, Termasuk Perdana Menteri

Para pejabat AS mengatakan kepada surat kabar itu bahwa para perwira Rusia yang mengarahkan kampanye tersebut tampaknya berniat untuk membuat pemerintah Eropa lengah dan mungkin sedang menguji kelompok-kelompok proksi jika Moskow memutuskan untuk meningkatkan konflik.

Selain mengirimkan senjata untuk membantu Ukraina setelah Rusia mengirim pasukan ke negara itu pada Februari tahun lalu, Spanyol juga melatih pasukan Ukraina sebagai bagian dari program Uni Eropa dan memberikan bantuan kemanusiaan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved